Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Jelang Lebaran, Harga Cabai di Timika Melonjak Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Etty Welerbadge-check


					Jelang Lebaran, Harga Cabai di Timika Melonjak Tembus Rp120 Ribu per Kilogram Perbesar

TIMIKA — Dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di Pasar Sentral Timika meningkat signifikan. Warga memadati pasar untuk membeli berbagai kebutuhan menjelang perayaan Lebaran.

Lonjakan permintaan turut berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama cabai rawit lokal yang kini mencapai Rp120 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu pedagang di Pasar Sentral, Beni, mengatakan kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan merupakan hal yang kerap terjadi, terutama pada komoditas cabai.

“Dalam beberapa hari ini harga cabai terus naik, dan hari ini paling tinggi. Besok kemungkinan masih bisa berubah,” ujarnya saat ditemui, Kamis (19/03/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Sabelina Fitriani, bersama jajarannya melakukan pemantauan langsung ke Pasar Sentral.

Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa stok cabai rawit lokal sebenarnya masih mencukupi karena masa panen petani yang sedang tinggi. Namun, tingginya permintaan dari luar daerah dengan harga lebih mahal memicu petani dan pedagang menaikkan harga di pasar lokal.

“Cabai dari Timika banyak dikirim ke luar daerah dengan harga yang lebih tinggi. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Mimika,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindag Mimika berencana mempertimbangkan pembatasan distribusi cabai ke luar daerah, termasuk komoditas lain yang berpotensi mengalami lonjakan harga.

Sementara itu, harga komoditas lainnya di Pasar Sentral terpantau relatif stabil, seperti bawang merah dan bawang putih di kisaran Rp60 ribu per kilogram, tomat Rp35 ribu per kilogram, serta sayuran hijau sekitar Rp5 ribu per ikat. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval Budaya HUT ke-81 RI di Mimika

11 Agustus 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260811 194204

DPR Papua Tengah Tindaklanjuti Aspirasi SIMAPITOWA, Satgas PKH Diminta Hadir dalam Rapat Lanjutan

11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

IMG 20260811 WA0010

Satresnarkoba Polres Mimika Perkuat Edukasi dan Penindakan, DPO Jadi Perhatian

11 Agustus 2026 - 10:34 WIB

IMG 20260811 WA0006

Jelang HUT ke-81 RI, Kapolres Mimika Perkuat Patroli dan Sinergi TNI-Polri Antisipasi Gangguan Kamtibmas

11 Agustus 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260811 WA0005

Bukan Sekadar Tangkap Pelaku, Polda Papua Tengah Targetkan Angka 3C di Mimika dan Nabire Turun Nyata

11 Agustus 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260811 WA0004
Trending di Headline