Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Musrenbang Agimuga Dorong Pembangunan SMA Berasrama dan Infrastruktur Jalan

Etty Welerbadge-check


					Musrenbang Agimuga Dorong Pembangunan SMA Berasrama dan Infrastruktur Jalan Perbesar

TIMIKA – Distrik Agimuga mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) berpola asrama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik yang digelar pada Senin (16/3/2026). Usulan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi pelajar di wilayah pedalaman.

Plt Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame, mengatakan selama ini anak-anak dari kampung-kampung di wilayah Agimuga yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA harus pergi ke Timika. Kondisi tersebut kerap menjadi salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah.

Menurutnya, tidak sedikit pelajar yang akhirnya kembali ke kampung sebelum menyelesaikan pendidikan. Hal ini bukan hanya dialami oleh siswa dari Agimuga, tetapi juga dari distrik lain seperti Jila, Alama, dan Hoya.

“Banyak anak yang berangkat sekolah ke Timika, tetapi sebelum lulus sudah kembali ke kampung. Yang benar-benar bisa menyelesaikan sampai SMA jumlahnya sangat sedikit,” ujar Arianus.

Ia menambahkan, para orang tua juga merasa khawatir ketika anak-anak mereka harus tinggal di kota untuk bersekolah. Berbagai persoalan sosial seperti konflik, kecelakaan, hingga penyalahgunaan minuman keras menjadi kekhawatiran tersendiri bagi keluarga di kampung.

Karena itu, pembangunan SMA berpola asrama dinilai menjadi solusi agar anak-anak dari delapan kampung di Distrik Agimuga dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Selain sektor pendidikan, Musrenbang juga mengusulkan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan dan jembatan yang menghubungkan antar kampung maupun antar distrik.

Arianus menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut penting karena Agimuga direncanakan menjadi ibu kota calon Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Mimika Timur hasil pemekaran dari Kabupaten Mimika. Namun hingga kini sarana dan prasarana dasar di wilayah tersebut masih sangat terbatas.

“Kalau Agimuga menjadi calon ibu kota kabupaten, tentu harus didukung dengan sarana yang memadai. Saat ini akses antar kampung saja belum ada jalan darat,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pembangunan jembatan dan jalur penghubung antara Agimuga dengan distrik lain seperti Jita, Jila, dan Alama, sehingga mobilitas masyarakat tidak lagi bergantung pada transportasi udara.

“Selama ini akses antar wilayah hanya bisa menggunakan pesawat. Karena itu kami mengusulkan pembangunan jembatan dan jalan penghubung agar aktivitas masyarakat lebih mudah,” pungkasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Pembunuhan di Kamar Kos Jalan Kelimutu, Terduga Pelaku Diamankan

21 September 2026 - 01:13 WIB

IMG 20260921 WA0004

Turnamen Mini Soccer Pangkoops Habema Cup 2026 Resmi Bergulir, Semarakkan HUT ke-81 TNI di Mimika

21 September 2026 - 01:04 WIB

IMG 20260921 095857

Gereja Baru Berdiri di Aras, 43 KK Kini Tak Perlu Jauh Beribadah

21 September 2026 - 00:48 WIB

IMG 20260921 094800

Dinilai Melanggar Kode Etik Jurnalistik, Oknum Pimpinan Media Online Dilaporkan Bupati Johannes Rettob ke Polres Mimika 

21 September 2026 - 00:38 WIB

IMG 20260920 WA0037

Tawuran di Jalan WR Supratman Dibubarkan, Lima Pemuda Diamankan

20 September 2026 - 09:40 WIB

IMG 20260920 WA0016
Trending di Headline