Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Musrenbang Agimuga Dorong Pembangunan SMA Berasrama dan Infrastruktur Jalan

Etty Welerbadge-check


					Musrenbang Agimuga Dorong Pembangunan SMA Berasrama dan Infrastruktur Jalan Perbesar

TIMIKA – Distrik Agimuga mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) berpola asrama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik yang digelar pada Senin (16/3/2026). Usulan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi pelajar di wilayah pedalaman.

Plt Kepala Distrik Agimuga, Arianus Katagame, mengatakan selama ini anak-anak dari kampung-kampung di wilayah Agimuga yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA harus pergi ke Timika. Kondisi tersebut kerap menjadi salah satu penyebab tingginya angka putus sekolah.

Menurutnya, tidak sedikit pelajar yang akhirnya kembali ke kampung sebelum menyelesaikan pendidikan. Hal ini bukan hanya dialami oleh siswa dari Agimuga, tetapi juga dari distrik lain seperti Jila, Alama, dan Hoya.

“Banyak anak yang berangkat sekolah ke Timika, tetapi sebelum lulus sudah kembali ke kampung. Yang benar-benar bisa menyelesaikan sampai SMA jumlahnya sangat sedikit,” ujar Arianus.

Ia menambahkan, para orang tua juga merasa khawatir ketika anak-anak mereka harus tinggal di kota untuk bersekolah. Berbagai persoalan sosial seperti konflik, kecelakaan, hingga penyalahgunaan minuman keras menjadi kekhawatiran tersendiri bagi keluarga di kampung.

Karena itu, pembangunan SMA berpola asrama dinilai menjadi solusi agar anak-anak dari delapan kampung di Distrik Agimuga dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Selain sektor pendidikan, Musrenbang juga mengusulkan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan dan jembatan yang menghubungkan antar kampung maupun antar distrik.

Arianus menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut penting karena Agimuga direncanakan menjadi ibu kota calon Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Mimika Timur hasil pemekaran dari Kabupaten Mimika. Namun hingga kini sarana dan prasarana dasar di wilayah tersebut masih sangat terbatas.

“Kalau Agimuga menjadi calon ibu kota kabupaten, tentu harus didukung dengan sarana yang memadai. Saat ini akses antar kampung saja belum ada jalan darat,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan pembangunan jembatan dan jalur penghubung antara Agimuga dengan distrik lain seperti Jita, Jila, dan Alama, sehingga mobilitas masyarakat tidak lagi bergantung pada transportasi udara.

“Selama ini akses antar wilayah hanya bisa menggunakan pesawat. Karena itu kami mengusulkan pembangunan jembatan dan jalan penghubung agar aktivitas masyarakat lebih mudah,” pungkasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline