Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama Perbesar

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire menetapkan tenggat waktu satu bulan bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor berpelat nomor luar daerah yang beroperasi di wilayah ini untuk segera melakukan mutasi data ke wilayah Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire.

Kebijakan ini merupakan keputusan akhir dari rapat pengawasan dan pengendalian distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dipimpin langsung Bupati Nabire, Mesak Magai.

Menurut Bupati, kendaraan yang masih menggunakan pelat nomor asal daerah lain selama ini turut menikmati pasokan BBM bersubsidi, padahal kuota bahan bakar tersebut telah dialokasikan khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Nabire.

Selain menyangkut pemerataan akses BBM, alasan lain yang tak kalah penting adalah aspek pendapatan daerah. Kendaraan yang belum dimutasi dinilai belum memberikan kontribusi berupa pembayaran pajak kendaraan bermotor ke kas daerah setempat.

 “Kami berikan kesempatan satu bulan penuh untuk mengurus proses mutasi kendaraan. Setelah masa ini berakhir, kami akan melakukan penertiban tegas,” tegas Mesak Magai saat konferensi pers di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Nabire, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, aturan yang berlaku menyatakan kendaraan yang digunakan secara rutin di suatu wilayah wajib membayar kewajiban pajaknya di daerah tempat kendaraan tersebut beroperasi.

Setelah masa tenggang berakhir, tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah dan aparat keamanan akan turun ke lapangan melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan penertiban terhadap kendaraan yang belum menyesuaikan data.

Bupati menegaskan, kebijakan ini diambil semata-mata demi menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat yang selama ini taat dan tertib dalam membayar pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Nabire.

Pemerintah berharap pemilik kendaraan segera memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mengurus administrasi guna menghindari kendala, baik saat mengisi BBM bersubsidi maupun saat melewati pos pemeriksaan di jalan raya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Papua Temukan 25 Kendaraan di Rusunawa Uncen

30 Oktober 2026 - 06:48 WIB

IMG 20261030 WA0082

Papua Tengah Terima 3 Juta Bibit Kakao, Petani Nabire Ditargetkan Mulai Tanam Akhir 2026

30 Oktober 2026 - 06:39 WIB

IMG 20261030 WA0078

Kasus Penganiayaan Berakhir Kematian GAR, Polisi Resmi Tetapkan Tiga Orang Tersangka 

30 Oktober 2026 - 06:21 WIB

IMG 20261030 WA0050

Minim Saksi dan CCTV Tak Merekam, Misteri Pembuangan Bayi di Timika Belum Terungkap

30 Oktober 2026 - 06:00 WIB

IMG 20261030 WA0049

Polisi Musnahkan Sebanyak 305,7131 gram Narkotika Senilai Ratusan Juta, Ribuan Jiwa Diselamatkan

30 Oktober 2026 - 05:46 WIB

IMG 20261030 144104
Trending di Headline