Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Kekosongan Jabatan Kadishub, Bupati Pastikan Segera Tunjuk Pelaksana Tugas

Etty Welerbadge-check


					Kekosongan Jabatan Kadishub, Bupati Pastikan Segera Tunjuk Pelaksana Tugas Perbesar

TIMIKA – Jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Mimika saat ini mengalami kekosongan. Bupati Mimika Johannes Rettob memastikan akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) setelah proses administrasi pengunduran diri pejabat sebelumnya rampung di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Bupati menjelaskan, secara pribadi pejabat Kadishub Jania Basir telah mengajukan pengunduran diri sejak tahun lalu. Namun, saat itu dirinya meminta agar yang bersangkutan tetap menyelesaikan tugas hingga akhir tahun anggaran.

“Pengajuan berhenti sudah disampaikan sejak tahun lalu, tetapi saya minta menyelesaikan dulu tanggung jawabnya. Memasuki awal tahun ini, karena kondisi kesehatan dan harus bolak-balik berobat ke luar Timika, beliau merasa tidak enak menjalankan tugas sehingga mengajukan cuti,” jelas Bupati kepada Wartawan di Timika, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, proses pemberhentian pejabat harus melalui mekanisme dan mendapatkan pertimbangan teknis dari BKN. Setelah ada rekomendasi resmi dari BKN terkait pemberhentian dari jabatan, barulah pimpinan daerah dapat menunjuk Pelaksana Tugas.

“Kalau dari BKN sudah keluar pertimbangan teknis untuk diberhentikan dari jabatan, baru kami tunjuk Plt. Untuk saat ini masih dalam proses,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa awalnya pejabat tersebut berencana mengambil cuti di luar tanggungan negara. Namun, berdasarkan aturan kepegawaian, cuti di luar tanggungan negara berimplikasi pada pemberhentian sebagai pegawai negeri sipil (PNS), bukan hanya dari jabatan.

“Saya tanyakan, apakah mau mundur dari PNS atau dari jabatan. Kalau cuti di luar tanggungan negara, berarti diberhentikan sebagai PNS. Akhirnya izin cutinya diubah menjadi cuti besar, sehingga hanya melepas jabatan,” terangnya.

Cuti besar tersebut diajukan selama enam bulan untuk pemulihan kesehatan. Sementara menunggu proses administrasi selesai, tugas dan fungsi Dinas Perhubungan untuk sementara dikendalikan oleh Sekretaris Daerah.

Bupati Johannes Rettob menegaskan, penunjukan Pelaksana Tugas akan dilakukan setelah seluruh prosedur kepegawaian sesuai ketentuan dipenuhi, agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016

Perkuat Pelayanan hingga Wilayah Distrik, Kapolres Mimika Berkunjung ke Agimuga

6 November 2026 - 05:31 WIB

IMG 20261106 143115

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042
Trending di News