Menu

Mode Gelap
Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional Bangun Keluarga Harmonis, Disdukcapil Mimika Sosialisasikan Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria

Headline

GKII dan LAI Teken Kerja Sama Penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama Bahasa Moni

Etty Welerbadge-check


					GKII dan LAI Teken Kerja Sama Penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama Bahasa Moni Perbesar

JAKARTA – Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Pusat secara resmi menandatangani kerja sama penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama (PL) ke dalam Bahasa Moni bersama Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Pusat LAI, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026).

Img 20260128 wa0129

Dari pihak LAI, kerja sama ini diwakili oleh Sekretaris Umum LAI bersama Ketua Departemen Penerjemahan LAI, Pdt. Anwar Tjen. Sementara itu, tim penerjemahan Alkitab Bahasa Moni akan dipimpin oleh Henokh Bagau, yang dipercaya mengoordinasikan proses penerjemahan secara teknis dan teologis.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam upaya menghadirkan Firman Tuhan secara utuh dan kontekstual bagi masyarakat Suku Moni, khususnya di wilayah Papua Tengah. Diharapkan, melalui program ini, Suku Moni dapat memperoleh Alkitab lengkap, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, dalam bahasa ibu mereka sendiri.

Img 20260128 wa0128

Ketua Umum GKII Pusat, Pdt. Prof. Dr. Daniel Ronda, Th.M, melalui pernyataan yang diunggah di halaman Facebook resmi GKII Pusat, mengajak seluruh jemaat dan masyarakat Kristen untuk mendoakan agar kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan terjemahan yang berkualitas serta setia pada teks Alkitab.

“Doakan agar kerja sama ini berjalan dengan baik dan Suku Moni akan menerima seluruh Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, dalam bahasa mereka,” tulis Pdt. Daniel Ronda dalam unggahan tersebut.

Kerja sama antara GKII dan LAI ini sekaligus menegaskan komitmen gereja dan lembaga Alkitab dalam mendukung pelestarian bahasa daerah serta penguatan iman umat melalui penyediaan Kitab Suci yang dapat dipahami secara langsung oleh masyarakat setempat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Otsus Papua Dipulihkan, Fokus pada Kualitas Belanja dan Target Pembangunan

30 April 2026 - 16:33 WIB

IMG 20260430 WA0045

Disdukcapil Mimika Perkuat Layanan Adminduk Lewat Koordinasi Lintas Sektor

30 April 2026 - 16:24 WIB

IMG 20260430 WA0032

Latihan Dasar SAR Timika bagi PPPK Resmi Dibuka, Peserta Digembleng Hingga 11 Mei

30 April 2026 - 15:13 WIB

IMG 20260430 WA0065

Inflasi Papua Tengah Berkarakter Khusus, Gubernur Siapkan Strategi Jangka Pendek dan Panjang

30 April 2026 - 15:06 WIB

IMG 20260430 WA0224

Silwanus Sumule: Otsus Tanpa MRP Kehilangan Ruh Pembangunan

30 April 2026 - 14:59 WIB

IMG 20260430 WA0244
Trending di Headline