Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

GKII dan LAI Teken Kerja Sama Penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama Bahasa Moni

Etty Welerbadge-check


					GKII dan LAI Teken Kerja Sama Penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama Bahasa Moni Perbesar

JAKARTA – Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Pusat secara resmi menandatangani kerja sama penerjemahan Alkitab Perjanjian Lama (PL) ke dalam Bahasa Moni bersama Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Pusat LAI, Jakarta, pada Rabu (28/1/2026).

Img 20260128 wa0129

Dari pihak LAI, kerja sama ini diwakili oleh Sekretaris Umum LAI bersama Ketua Departemen Penerjemahan LAI, Pdt. Anwar Tjen. Sementara itu, tim penerjemahan Alkitab Bahasa Moni akan dipimpin oleh Henokh Bagau, yang dipercaya mengoordinasikan proses penerjemahan secara teknis dan teologis.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam upaya menghadirkan Firman Tuhan secara utuh dan kontekstual bagi masyarakat Suku Moni, khususnya di wilayah Papua Tengah. Diharapkan, melalui program ini, Suku Moni dapat memperoleh Alkitab lengkap, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, dalam bahasa ibu mereka sendiri.

Img 20260128 wa0128

Ketua Umum GKII Pusat, Pdt. Prof. Dr. Daniel Ronda, Th.M, melalui pernyataan yang diunggah di halaman Facebook resmi GKII Pusat, mengajak seluruh jemaat dan masyarakat Kristen untuk mendoakan agar kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan terjemahan yang berkualitas serta setia pada teks Alkitab.

“Doakan agar kerja sama ini berjalan dengan baik dan Suku Moni akan menerima seluruh Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, dalam bahasa mereka,” tulis Pdt. Daniel Ronda dalam unggahan tersebut.

Kerja sama antara GKII dan LAI ini sekaligus menegaskan komitmen gereja dan lembaga Alkitab dalam mendukung pelestarian bahasa daerah serta penguatan iman umat melalui penyediaan Kitab Suci yang dapat dipahami secara langsung oleh masyarakat setempat. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline