Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

98 Siswa Peserta Afirmasi ADEM 2024 Adalah Keterwakilan 8 Kabupaten di Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					98 Siswa Peserta Afirmasi ADEM 2024 Adalah Keterwakilan 8 Kabupaten di Papua Tengah Perbesar

TIMIKA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Tengah saat ini membina 98 siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 8 kabupaten terpilih sebagai peserta Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) 2024.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Akademik Komunitas, Disdikbud Papua Tengah Piet Hendrik Nawipa, mengatakan sebanyak 98 siswa-siswi berasal dari delapan kabupaten yakni Nabire, Paniai, Dogiyai, Deyai, Puncak, Mimika, Intan Jaya dan Puncak Jaya.

“Ada keterwakilan dari setiap kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah, tetapi kuota peserta atau siswanya berbeda-beda dari setiap daerah,” katanya.

Menurut Piet, 98 peserta Adem ini dibekali dengan pendidikan karakter, keterampilan hidup dan pengetahuan sebelum dilepaskan untuk menempuh pendidikan di Pulau Jawa.

“Ketiga hal ini menjadi dasar pegangan bagi mereka untuk nanti menuju kota studi, anak-anak dibina agar nanti cepat beradaptasi dengan lingkungan baru,” ujarnya.

Dia menjelaskan 2024 menjadi tahun kedua bagi Provinsi Papua Tengah untuk mengirimkan peserta afirmasi pendidikan menengah yang akan menempuh pendidikan pada sekolah menengah atas (SMA) di Pulau Jawa selama tiga tahun.

“Ada enam provinsi di Pulau Jawa yang akan menjadi kota studi tujuan dari 98 peserta Adem yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogja dan Bali,” ujarnya.

Dia menambahkan kriteria dari siswa-siswi peserta Adem yakni berasal dari latar belakang orang tua kurang mampu tetapi berprestasi secara akademik.

“Untuk Adem ini yang diutamakan yakni anak-anak yang orang tuanya kurang mampu, tetapi secara akademis mereka unggul,” katanya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh

17 April 2026 - 03:45 WIB

Antarafoto program media pers dan pembangunan peradaban ham 1773239523 ratio 16x9

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penyelesaian Konflik Tapal Batas Adat Kapiraya

16 April 2026 - 16:11 WIB

IMG 20260416 WA0044

Gubernur Nawipa Buka FGD RPPLH, Tekankan Pentingnya Pengelolaan SDA Bijak

16 April 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260416 WA0037

Atas Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta

16 April 2026 - 15:56 WIB

IMG 20260416 WA0022

Makna Sejati Pengabdian Dengan Hadir Langsung Menjawab Panggilan Kemanusiaan

16 April 2026 - 15:47 WIB

IMG 20260416 WA0025
Trending di Headline