Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

98 Siswa Peserta Afirmasi ADEM 2024 Adalah Keterwakilan 8 Kabupaten di Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					98 Siswa Peserta Afirmasi ADEM 2024 Adalah Keterwakilan 8 Kabupaten di Papua Tengah Perbesar

TIMIKA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Tengah saat ini membina 98 siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari 8 kabupaten terpilih sebagai peserta Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) 2024.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Akademik Komunitas, Disdikbud Papua Tengah Piet Hendrik Nawipa, mengatakan sebanyak 98 siswa-siswi berasal dari delapan kabupaten yakni Nabire, Paniai, Dogiyai, Deyai, Puncak, Mimika, Intan Jaya dan Puncak Jaya.

“Ada keterwakilan dari setiap kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah, tetapi kuota peserta atau siswanya berbeda-beda dari setiap daerah,” katanya.

Menurut Piet, 98 peserta Adem ini dibekali dengan pendidikan karakter, keterampilan hidup dan pengetahuan sebelum dilepaskan untuk menempuh pendidikan di Pulau Jawa.

“Ketiga hal ini menjadi dasar pegangan bagi mereka untuk nanti menuju kota studi, anak-anak dibina agar nanti cepat beradaptasi dengan lingkungan baru,” ujarnya.

Dia menjelaskan 2024 menjadi tahun kedua bagi Provinsi Papua Tengah untuk mengirimkan peserta afirmasi pendidikan menengah yang akan menempuh pendidikan pada sekolah menengah atas (SMA) di Pulau Jawa selama tiga tahun.

“Ada enam provinsi di Pulau Jawa yang akan menjadi kota studi tujuan dari 98 peserta Adem yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogja dan Bali,” ujarnya.

Dia menambahkan kriteria dari siswa-siswi peserta Adem yakni berasal dari latar belakang orang tua kurang mampu tetapi berprestasi secara akademik.

“Untuk Adem ini yang diutamakan yakni anak-anak yang orang tuanya kurang mampu, tetapi secara akademis mereka unggul,” katanya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Katolik Komcab Paniai Gelar Diskusi dan Konsolidasi Menuju Rakercab I

10 Maret 2026 - 15:00 WIB

IMG 20260310 WA0258

Loka POM Intensifkan Pengawasan Pangan di Mimika Jelang Idulfitri

10 Maret 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260310 WA0091

Modal Kemenangan Telak, Persipani Paniai Siap Hadang Juara Bertahan

10 Maret 2026 - 14:30 WIB

IMG 20260310 WA0262

Wagub Papua Tengah Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” 2026 di Nabire

10 Maret 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260310 WA0082

Pemda Dogiyai Bentuk Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya, Dua Pesawat Dikirim Verifikasi Batas Adat

10 Maret 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260310 WA0228
Trending di Headline