Menu

Mode Gelap
IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi

Headline

Sidang Kasus CKC Nabire Aman, Kapolres: Jangan Ada Pihak Yang Inginkan Chaos 

Etty Welerbadge-check


					Sidang Kasus CKC Nabire Aman, Kapolres: Jangan Ada Pihak Yang Inginkan Chaos  Perbesar

NABIRE – Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., memastikan pelaksanaan sidang kelima kasus pembunuhan pelajar CKC di Pengadilan Negeri Nabire, Senin (31/8/2026), berjalan aman dan tertib.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 11.30 WIT hingga sekitar pukul 15.00 WIT. Di luar ruang persidangan, keluarga korban, Ikatan Kerukunan Toraja (IKT) Kabupaten Nabire dan Forum Peduli CKC juga menyampaikan aspirasi melalui aksi orasi.

Kapolres Nabire mengatakan, secara umum seluruh rangkaian persidangan sejak tahap pertama hingga agenda kelima dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

“Dari tahap pertama persidangan hingga hari ini di agenda kelima semua berjalan dengan cukup aman dan tertib,” kata Samuel kepada awak media usai mengikuti persidangan.

Ia mengakui sempat terjadi insiden kecil berupa pelemparan gelas atau botol air mineral. Namun, menurutnya, kejadian tersebut merupakan dinamika yang biasa dihadapi dalam pengamanan kegiatan massa.

“Kalaupun ada insiden pelemparan gelas Aqua atau botol Aqua, ini merupakan dinamika yang biasanya kami hadapi. Tetapi keseluruhan situasi yang ada bisa kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga agar tetap aman dan tertib,” ujarnya.

Kapolres: Semua Pihak Merapatkan Barisan

Samuel mengapresiasi koordinasi berbagai pihak dalam menjaga keamanan selama persidangan. Menurutnya, situasi kondusif dapat terwujud karena adanya koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Nabire, serta pengurus IKT.

“Kita sama-sama berkoordinasi, merapatkan barisan untuk menjaga situasi tetap berjalan aman dan tertib,” katanya.

Ia juga menyebut agenda pembacaan tuntutan yang berlangsung hingga sore hari dapat berjalan dengan tertib. Demikian pula dengan penyampaian orasi oleh massa yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIT.

“Kita harapkan situasi yang ada ini dapat kita pastikan berjalan bersama, tetap dengan situasi seperti ini sampai di sidang putusan,” harapnya.

Waspadai Pihak yang Ingin Memicu Kericuhan

Menghadapi agenda sidang berikutnya, khususnya sidang putusan, Kapolres meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan.

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk memicu kericuhan.

“Jangan sampai ada hadir pihak-pihak tertentu yang menginginkan chaos. Hari ini tertib, ke depan juga kami harapkan lebih tertib lagi,” tegas Samuel.

Kapolres juga meminta pengurus IKT apabila akan kembali melakukan aksi penyampaian pendapat pada sidang putusan agar memberikan pemberitahuan resmi kepada kepolisian.

Menurutnya, pemberitahuan tersebut penting agar aparat dapat melakukan koordinasi dan menyiapkan pola pengamanan yang sesuai dengan jumlah massa serta situasi di lapangan.

“Kalaupun nanti di sidang putusan ada penyampaian orasi lagi, sambil menunggu sidang berjalan, kami harapkan pengurus IKT dapat membuat surat kepada kami terkait pemberitahuan aksi,” jelasnya.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Selain pengamanan massa, Polres Nabire juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kepadatan lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Nabire.

Pada sidang kelima, arus lalu lintas masih menggunakan satu jalur di sisi kiri depan kantor pengadilan.

Samuel mengatakan, apabila jumlah massa pada sidang putusan lebih banyak dibandingkan sidang kelima, kepolisian akan mempertimbangkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan sementara ruas jalan di depan Pengadilan Negeri Nabire.

“Apabila massa lebih banyak daripada hari ini, mungkin kita akan merekayasa arus lalu lintas. Khususnya di depan kantor pengadilan ini, mungkin kita akan tutup sementara sampai jadwal sidang selesai,” ungkapnya.

Setelah persidangan selesai, arus kendaraan akan kembali dibuka. Pola buka-tutup tersebut akan diterapkan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Kapolres menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan pelayanan pengamanan hingga seluruh rangkaian perkara selesai, termasuk pada agenda sidang putusan.

Ia berharap seluruh pihak, baik keluarga korban, pengurus IKT, massa aksi, aparat keamanan maupun masyarakat Nabire, dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman sehingga proses hukum dapat berjalan tanpa gangguan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Warga, Distrik Topiyai Salurkan Lima Ton Beras Bansos Tahap II Langsung Ke 10 Kampung 

31 Agustus 2026 - 08:57 WIB

IMG 20260831 WA0039

BPBD dan SAR Mimika Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana

31 Agustus 2026 - 08:53 WIB

IMG 20260831 WA0037

Pemkab Mimika akan Salurkan Bama ke Aroanop-Tsinga

31 Agustus 2026 - 08:50 WIB

IMG 20260831 WA0036

Sidang Kelima Kasus CKC di Nabire Memanas, Keluarga Menuntut Keadilan Seadil-adilnya 

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

IMG 20260831 WA0034

Misteri Kematian Dua Pelajar SMK di SP3, Lima Saksi Telah Diperiksa

31 Agustus 2026 - 08:27 WIB

IMG 20260830 WA0002
Trending di Headline