TIMIKA – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah resmi ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lima pertandingan dan perlombaan yang telah digelar selama rangkaian perayaan kemerdekaan.

Pemerintah Distrik Amar bersama panitia HUT RI ke-81 menyerahkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan kepada para juara. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Kepala Distrik Amar, Obet Oktovianus Murmana, sebagai bentuk penghargaan atas semangat, kerja keras, sportivitas, dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.

Pembagian hadiah tersebut bukan sekadar menjadi penutup kegiatan. Bagi Pemerintah Distrik Amar, seluruh rangkaian perlombaan telah menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, sekaligus menghadirkan semangat kemerdekaan hingga ke tengah-tengah masyarakat.
Kepala Distrik Amar, Obet Oktovianus Murmana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, peserta, pemuda, tokoh masyarakat, serta semua pihak yang telah ikut menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Distrik Amar yang sudah ikut mengambil bagian dalam perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kemenangan dalam pertandingan bukanlah tujuan utama. Yang paling penting adalah kebersamaan, persaudaraan dan semangat kita untuk membangun Distrik Amar,” ujar Obet.

Menurutnya, perbedaan kampung, usia maupun latar belakang tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Justru melalui kegiatan seperti olahraga dan perlombaan, masyarakat dapat saling mengenal, menjaga persaudaraan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Distrik Amar.

Obet juga berharap semangat yang terlihat selama perayaan HUT RI tidak berhenti setelah pembagian hadiah selesai. Semangat gotong royong dan kebersamaan tersebut harus dibawa dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung pembangunan di Distrik Amar.
“Saya berharap setelah kegiatan ini selesai, kita jangan kembali berjalan sendiri-sendiri. Mari kita tetap bergandengan tangan. Pemerintah tidak bisa membangun Distrik Amar sendirian. Kami membutuhkan masyarakat, pemuda, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan dan perlombaan, tetapi juga tentang kesempatan bagi setiap masyarakat untuk hidup lebih baik, mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memiliki masa depan yang lebih cerah. Karena itu, Pemerintah Distrik Amar berharap perhatian dan dukungan pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi terus diarahkan kepada masyarakat di wilayah tersebut, terutama dalam peningkatan akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembinaan generasi muda.
“Harapan kami sederhana, jangan biarkan masyarakat di kampung-kampung merasa berjalan sendiri. Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Anak-anak kami harus memiliki kesempatan untuk sekolah dan meraih cita-cita. Pemuda harus diberi ruang untuk berkembang, dan masyarakat harus mendapatkan kehidupan yang lebih layak,” tutur Obet.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Amar menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai titik untuk memperkuat tekad membangun daerah.
“Mari kita jaga persatuan. Jangan karena perbedaan kita saling menjauh. Amar adalah rumah kita bersama. Kalau kita bersatu, saling mendukung dan saling menjaga, saya yakin Amar bisa menjadi distrik yang lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.

Dengan pembagian hadiah tersebut, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Distrik Amar resmi berakhir. Namun, semangat persatuan, gotong royong dan harapan akan masa depan yang lebih baik diharapkan terus hidup di tengah masyarakat. (Etty)










