TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai memasuki tahap pengawasan penerapan sistem ganjil-genap bagi kendaraan pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar, Senin (10/8/2026).
Tahap pengawasan ini dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan sosialisasi kebijakan kepada masyarakat selama sepekan, sejak 1 Agustus 2026. Tim yang diturunkan ke lapangan akan memantau pelaksanaan aturan sekaligus melihat tingkat kepatuhan masyarakat.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan hasil pengawasan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Mulai hari ini kita lakukan pengawasan. Ada tim yang turun, kemudian kita lihat perkembangannya dan kita evaluasi terus, apakah sesuai atau tidak,” kata Johannes Rettob saat diwawancarai, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, mengatakan penerapan ganjil-genap masih berada dalam tahap uji coba. Karena itu, pemerintah akan melihat kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Pengawasan diperlukan untuk melihat sejauh mana aturan dapat diterapkan dan dipatuhi masyarakat.
“Prosedurnya kan begitu, sosialisasi, kemudian pengawasan, kemudian penindakan. Kita lihat perkembangannya karena semua ini masih dalam tahap uji coba,” tambahnya.
Selain mengatur akses kendaraan, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di SPBU serta mencegah penggunaan Biosolar bersubsidi untuk kepentingan bisnis.
Karena itu, Rettob meminta masyarakat ikut mendukung pelaksanaan kebijakan dengan menaati ketentuan yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan sistem ganjil-genap membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, pengelola SPBU, dan pihak terkait lainnya.
Hasil pemantauan selama masa pengawasan nantinya akan menjadi dasar pemerintah untuk menentukan kebijakan berikutnya. Apabila masih ditemukan pelanggaran, penindakan akan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Yang penting kita mencoba melakukan penertiban secara baik, supaya orang juga jalan dengan baik, antre di jalanan juga dengan baik. Kita akan lakukan pengawasan dan evaluasi dan melihat perkembangannya,” terangnya. (Cr2)







