Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Cegah Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Mimika Awasi Penerapan Ganjil-Genap Pembelian Biosolar

Etty Welerbadge-check


					Cegah Antrean Panjang di SPBU, Pemkab Mimika Awasi Penerapan Ganjil-Genap Pembelian Biosolar Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai memasuki tahap pengawasan penerapan sistem ganjil-genap bagi kendaraan pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar, Senin (10/8/2026).

Tahap pengawasan ini dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan sosialisasi kebijakan kepada masyarakat selama sepekan, sejak 1 Agustus 2026. Tim yang diturunkan ke lapangan akan memantau pelaksanaan aturan sekaligus melihat tingkat kepatuhan masyarakat.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan hasil pengawasan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Mulai hari ini kita lakukan pengawasan. Ada tim yang turun, kemudian kita lihat perkembangannya dan kita evaluasi terus, apakah sesuai atau tidak,” kata Johannes Rettob saat diwawancarai, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, mengatakan penerapan ganjil-genap masih berada dalam tahap uji coba. Karena itu, pemerintah akan melihat kondisi di lapangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Pengawasan diperlukan untuk melihat sejauh mana aturan dapat diterapkan dan dipatuhi masyarakat.

“Prosedurnya kan begitu, sosialisasi, kemudian pengawasan, kemudian penindakan. Kita lihat perkembangannya karena semua ini masih dalam tahap uji coba,” tambahnya.

Selain mengatur akses kendaraan, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di SPBU serta mencegah penggunaan Biosolar bersubsidi untuk kepentingan bisnis.

Karena itu, Rettob meminta masyarakat ikut mendukung pelaksanaan kebijakan dengan menaati ketentuan yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan sistem ganjil-genap membutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, pengelola SPBU, dan pihak terkait lainnya.

Hasil pemantauan selama masa pengawasan nantinya akan menjadi dasar pemerintah untuk menentukan kebijakan berikutnya. Apabila masih ditemukan pelanggaran, penindakan akan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Yang penting kita mencoba melakukan penertiban secara baik, supaya orang juga jalan dengan baik, antre di jalanan juga dengan baik. Kita akan lakukan pengawasan dan evaluasi dan melihat perkembangannya,” terangnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi

26 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261026 WA0066

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kantong Plastik di Jalan Megantara Timika

26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

IMG 20261026 WA0019

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Jemaat Diajak Perkuat Kasih, Keadilan, dan Kedamaian di Mimika

26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261026 214619

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

26 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gubernur dan rombongan melihat langsung proses pergerakan kendaraan di lapangan dari room kontrol

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029
Trending di Headline