TIMIKA – Tingkatkan SDM bidang sepak bola, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika memberikan pelatihan bagi pelatih sepak bola lisensi D dan pelatihan wasit lisensi C-2, Sabtu (8/8/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta pelatihan pelatih dan 25 peserta pelatihan wasit dibimbing langsung oleh instruktur dari Persaruan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) selama satu minggu di Timika.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang, menyampaikan bahwa ilmu, pengetahuan, pengalaman, dan pembelajaran yang diperoleh peserta selama pelatihan menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam memajukan olahraga sepak bola, khususnya di Kabupaten Mimika.

Ia juga mengingatkan bahwa sepak bola merupakan cabang olahraga yang memiliki daya tarik luar biasa dan menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui olahraga ini, nilai-nilai sportivitas, disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat juang dapat ditanamkan kepada generasi penerus.
“Ilmu dan sertifikasi yang telah diperoleh hendaknya tidak hanya menjadi pengakuan administratif, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pembinaan atlet, penyelenggaraan pertandingan, dan pengembangan masyarakat,” kata Santy dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi Ketua beserta seluruh pengurus PSSI, para instruktur dan narasumber yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan dedikasinya selama kegiatan berlangsung. Ia berharap apa yang telah diberikan menjadi amal baik dan memberikan manfaat bagi kemajuan olahraga sepak bola di daerah ini.
Sementara kepada peserta, ia berharap pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik, lebih profesional, dan lebih berkualitas di Kabupaten Mimika.
“Saya yakin, dengan kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang kuat, kita akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, bahkan Indonesia,” harapnya.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Albertin Timang, menjelaskan para peserta sudah mengikuti pelatihan tahun sebelumnya dan kembali mendapatkan rekomendasi dari Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Mimika.

Ia berharap melalui pelatihan, peserta tidak hanya memiliki sertifikat tetapi mampu melahirkan pelatih dan wasit yang benar-benar bisa berkontribusi bagi perkembangan sepak bola di Mimika.
“Pelatihan kali ini lebih diarahkan untuk meningkatkan atau menaikkan lisensi yang telah mereka miliki. Ke depan, diharapkan mereka kembali dapat mengikuti pelatihan untuk meningkatkan lisensi ke jenjang berikutnya,” ucapnya. (Cr2)






