Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Tak Tinggalkan Jejak, Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Pembunuhan Seorang Tukang Ojek di Jalan Poros SP 2- SP 5

Etty Welerbadge-check


					Tak Tinggalkan Jejak, Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Pembunuhan Seorang Tukang Ojek di Jalan Poros SP 2- SP 5 Perbesar

TIMIKA – Polres Mimika terus mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria, berprofesi sebagai tukang ojek yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Poros SP 2–SP 5, Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari lalu.

Hingga kini, polisi mengaku belum menemukan titik terang terkait identitas pelaku. Namun, kasus tersebut telah menjadi atensi Kapolda Papua Tengah yang memerintahkan pembentukan tim khusus untuk mempercepat pengungkapan.

“Untuk sekarang masih terus kami dalami. Untuk titik terang memang masih belum terlalu bisa kami dapatkan dengan jelas. Namun, ini sudah menjadi atensi dari Kapolda. Kapolda memerintahkan saya untuk mengungkap kasus ini dengan membentuk tim khusus dalam mencari pelaku,” kata Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han, saat ditemui Senin (27/7/2026).

Kapolres mengaku telah menemui keluarga korban yang berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kepastian kepada keluarga korban. Saya juga memohon bantuan kepada seluruh masyarakat. Sekecil apa pun informasi sangat berguna bagi kami untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan barang bukti yang diduga milik pelaku. Sebaliknya, seluruh barang milik korban masih berada di lokasi dalam kondisi utuh.

“Pelaku tidak meninggalkan sama sekali barang bukti. Yang ada hanya barang-barang milik korban dan semuanya masih lengkap. Ada motornya, helm, HP, dan dompetnya,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat dugaan motif begal menjadi sangat kecil karena tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

“Indikasi mengarah ke begal sangat minim. Kalau begal sudah pasti barang-barang korban diambil. Apakah ini berkaitan dengan dendam pribadi atau permasalahan lain, kami belum tahu. Sekarang fokus kami adalah mencari pelakunya terlebih dahulu, baru kemudian mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap motifnya,” tegasnya.

Polres Mimika mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramaikan Hari UMKM Nasional & HUT RI ke-81, Ratusan Pelaku Usaha Lokal Mimika Siap Tampilkan Produk Unggulan

28 Juli 2026 - 10:56 WIB

IMG 20260728 WA0041

Puskesmas Kebo II Paniai Gelar Kelas Ibu Hamil Dan Balita Serta Bagikan Bubur 

28 Juli 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260728 WA0039

Pemkab Deiyai Perkuat Nilai Iman ASN Melalui Ibadah Oikumene Bulan Juli

28 Juli 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260728 WA0083

Tiga Pemerintah Daerah Bersinergi Bayar Lahan PLTD Deiyai Rp3 Miliar, Dukung Keandalan Pasokan Listrik

28 Juli 2026 - 10:23 WIB

IMG 20260728 WA0078

Disperindag Mimika Ancam Tutup Pangkalan Minyak Tanah yang Tolak Layani Masyarakat

28 Juli 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260728 WA0090
Trending di Headline