Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Tak Tinggalkan Jejak, Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Pembunuhan Seorang Tukang Ojek di Jalan Poros SP 2- SP 5

Etty Welerbadge-check


					Tak Tinggalkan Jejak, Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Pembunuhan Seorang Tukang Ojek di Jalan Poros SP 2- SP 5 Perbesar

TIMIKA – Polres Mimika terus mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria, berprofesi sebagai tukang ojek yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Poros SP 2–SP 5, Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari lalu.

Hingga kini, polisi mengaku belum menemukan titik terang terkait identitas pelaku. Namun, kasus tersebut telah menjadi atensi Kapolda Papua Tengah yang memerintahkan pembentukan tim khusus untuk mempercepat pengungkapan.

“Untuk sekarang masih terus kami dalami. Untuk titik terang memang masih belum terlalu bisa kami dapatkan dengan jelas. Namun, ini sudah menjadi atensi dari Kapolda. Kapolda memerintahkan saya untuk mengungkap kasus ini dengan membentuk tim khusus dalam mencari pelaku,” kata Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han, saat ditemui Senin (27/7/2026).

Kapolres mengaku telah menemui keluarga korban yang berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kepastian kepada keluarga korban. Saya juga memohon bantuan kepada seluruh masyarakat. Sekecil apa pun informasi sangat berguna bagi kami untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan barang bukti yang diduga milik pelaku. Sebaliknya, seluruh barang milik korban masih berada di lokasi dalam kondisi utuh.

“Pelaku tidak meninggalkan sama sekali barang bukti. Yang ada hanya barang-barang milik korban dan semuanya masih lengkap. Ada motornya, helm, HP, dan dompetnya,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat dugaan motif begal menjadi sangat kecil karena tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

“Indikasi mengarah ke begal sangat minim. Kalau begal sudah pasti barang-barang korban diambil. Apakah ini berkaitan dengan dendam pribadi atau permasalahan lain, kami belum tahu. Sekarang fokus kami adalah mencari pelakunya terlebih dahulu, baru kemudian mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap motifnya,” tegasnya.

Polres Mimika mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi sekecil apa pun terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline