DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai kembali mengirim putra-putri terbaiknya untuk melanjutkan pendidikan ke luar Papua melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Sebanyak 12 siswa resmi dilepas oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, dalam acara yang digelar di halaman Kantor Bupati Deiyai, Kamis (2/7/2026).
Pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai beserta jajaran, Asisten III Setda Deiyai, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), orang tua siswa, serta para peserta didik yang dinyatakan lolos seleksi Program ADEM Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Melkianus Mote menyampaikan bahwa Program ADEM merupakan salah satu program afirmasi dari pemerintah yang memberikan kesempatan kepada lulusan SMP dari wilayah Papua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan SMK di berbagai sekolah unggulan di luar daerah.
Menurut Bupati, tahun ini terdapat 50 siswa asal Deiyai yang mengikuti proses pendaftaran Program ADEM yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 30 Juni 2026. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 12 siswa berhasil dinyatakan lolos dan akan melanjutkan pendidikan di sejumlah sekolah di Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Ia menilai capaian tersebut merupakan kabar menggembirakan sekaligus menjadi investasi penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Deiyai di masa mendatang.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Deiyai akan terus memperbaiki tata kelola program beasiswa agar pelaksanaannya semakin transparan dan akuntabel. Mulai tahun depan, pemerintah berencana membentuk tim independen yang bertugas mengawasi seluruh proses seleksi penerima beasiswa, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Menurutnya, mekanisme pendaftaran akan dilakukan secara terbuka sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi berdasarkan kemampuan dan persyaratan yang telah ditetapkan.
Selain itu, Bupati menepis anggapan bahwa kelulusan peserta Program ADEM ditentukan melalui rekomendasi pihak tertentu. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lolos merupakan hasil seleksi nasional melalui sistem yang digunakan oleh kementerian, sehingga prosesnya berlangsung secara objektif.
Kepada para siswa, Bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar di luar Papua dengan sungguh-sungguh. Ia meminta mereka menjaga nama baik Kabupaten Deiyai, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta terus meningkatkan prestasi selama menempuh pendidikan.
Bupati berharap para siswa tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga kembali ke daerah untuk mengabdikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh demi mendukung pembangunan Kabupaten Deiyai.
Adapun 12 siswa penerima Program ADEM Tahun 2026 asal Kabupaten Deiyai akan menempuh pendidikan di sejumlah sekolah di Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sesuai penempatan yang telah ditetapkan melalui program tersebut.
Melalui Program ADEM, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap semakin banyak generasi muda yang memperoleh akses pendidikan berkualitas, memiliki daya saing, serta mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang akan berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan. (SK)






