Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Diduga Pesawat AMA Terbakar di Bandara Balingga, Aparat Selidiki Penyebab Insiden

Etty Welerbadge-check


					Diduga Pesawat AMA Terbakar di Bandara Balingga, Aparat Selidiki Penyebab Insiden Perbesar

TIMIKA (Yahokimo) — Aparat yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 masih menyelidiki penyebab kebakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) berregistrasi PK-RCY yang terjadi di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).

Melalui keterangan yang diberikan kepada awak media, hingga Kamis malam, kondisi pilot dan seluruh penumpang belum dapat dipastikan karena tim investigasi belum tiba di lokasi kejadian.

Informasi mengenai insiden pertama kali diterima aparat melalui rekaman video dari udara yang memperlihatkan sebuah pesawat terbakar di ujung landasan pacu. Video tersebut direkam oleh pilot maskapai lain yang melintas di atas kawasan Bandara Balingga.

Setelah menerima informasi itu, Satgas Operasi Damai Cartenz segera melakukan verifikasi awal dan berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran peristiwa.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, mengatakan, tim telah memetakan situasi serta menyiapkan langkah penanganan di lokasi.

“Sejak menerima informasi dan video yang beredar, kami langsung melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun hingga saat ini kami belum dapat memastikan informasi mengenai korban karena tim masih menunggu pengecekan langsung di lokasi. Besok tim akan diberangkatkan menuju lokasi kejadian, sementara personel digeser secara bertahap,” kata Yusuf.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memberikan ruang kepada aparat untuk menyelesaikan proses penyelidikan.

Berdasarkan koordinasi sementara dengan pihak maskapai, pesawat PK-RCY melayani rute Wamena–Balingga–Wamena menggunakan pesawat jenis Pilatus. Sesuai data manifes, pesawat dipiloti Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, dan mengangkut tujuh penumpang.

Meski keberadaan insiden telah dikonfirmasi, aparat belum dapat memastikan kondisi pilot maupun seluruh penumpang karena proses pengecekan di lokasi belum dilakukan.

Satgas Operasi Damai Cartenz juga menyebut terdapat dugaan awal keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan akan dibuktikan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan alat bukti, serta pemeriksaan para saksi.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, mengatakan fokus utama aparat saat ini adalah memastikan kondisi seluruh korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Kami telah mengerahkan personel untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap insiden ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak maskapai, pemerintah daerah, serta unsur terkait di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kondisi seluruh korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut melalui proses penyelidikan yang profesional dan terukur,” ujarnya.

Proses penanganan menghadapi tantangan medan. Bandara Balingga belum memiliki akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis. Selain itu, lokasi bandara berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut, sehingga mobilisasi personel bergantung pada kondisi cuaca.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Komisaris Besar Polisi Adarma Sinaga, mengatakan aparat terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pansus DPRK Mimika dan Freeport Sepakat Gunakan Skema Upah Proses, Nasib Buruh Moker Masuk Tahap Penuntasan

21 Oktober 2026 - 10:10 WIB

IMG 20261021 WA0033

IPMANAPANDODE Sorong Raya Rayakan 12 Wisudawan dengan Tema Iman dan Pengabdian

21 Oktober 2026 - 09:54 WIB

IMG 20261021 WA0048

Kesbangpol Mimika Gelar FGD Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi ASN, Tekankan Profesionalitas dan Integritas

21 Oktober 2026 - 09:42 WIB

IMG 20261021 WA0041

Bhabinkamtibmas Bagi-Bagi Masker ke Calon Paskribaka Mimika 2027

21 Oktober 2026 - 09:38 WIB

IMG 20261021 WA0035

Bupati Deiyai Pantau Pembangunan Asrama SMPTK YPPGI Gakokebo

21 Oktober 2026 - 09:33 WIB

IMG 20261021 WA0034
Trending di Headline