Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat

adminbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Perbesar

Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan melalui Program Pendidikan Gratis. Komitmen tersebut diwujudkan dengan diterbitkannya Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/99 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima dan Besaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi penyelenggara Program Pendidikan Gratis di Provinsi Papua Tengah.

Keputusan yang ditandatangani Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa , pada tanggal 23 April 2026 di Nabire tersebut menetapkan ratusan satuan pendidikan sebagai penerima bantuan operasional untuk semester pertama tahun 2026, meliputi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga asrama pendidikan.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan daerah terpencil. Melalui bantuan tersebut, biaya pendidikan siswa pada semester Januari hingga Juni 2026 dibebaskan sesuai petunjuk teknis yang ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.

Dalam lampiran keputusan tersebut, sekolah-sekolah yang tersebar di Kabupaten Nabire, Mimika, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya ditetapkan sebagai penerima BOSDA dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan tingkat pendidikan dan status sekolah.

Untuk tingkat SMP, bantuan diberikan mulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per siswa. Sementara pada jenjang SMA, bantuan berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp600 ribu per siswa. Sedangkan untuk SMK yang memiliki kebutuhan praktik dan operasional lebih besar, besaran bantuan mencapai Rp600 ribu hingga Rp1,25 juta per siswa.

Tidak hanya sekolah umum, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga memberikan perhatian khusus kepada peserta didik berkebutuhan khusus melalui dukungan sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan bantuan sebesar Rp1 juta per siswa. Selain itu, sejumlah asrama pendidikan yang menjadi tempat tinggal pelajar dari daerah terpencil juga menerima bantuan sebesar Rp5 juta per penghuni.

Besarnya alokasi bantuan tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui sektor pendidikan. Program Pendidikan Gratis diharapkan mampu mengurangi angka putus sekolah, meningkatkan angka partisipasi pendidikan, serta meringankan beban ekonomi orang tua siswa.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, keinginan program pendidikan gratis menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah dalam mewujudkan generasi Papua Tengah yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan adanya BOSDA Tahun 2026, sekolah-sekolah di Papua Tengah diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sementara para siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih nyaman tanpa dikenakan biaya pendidikan.

Program ini sekaligus menjadi salah satu langkah strategi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memastikan bahwa setiap anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas, tanpa terkendala kondisi ekonomi maupun letak geografis wilayah tempat tinggal mereka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126

ASN dan Non-ASN Papua Tengah Ikuti Ibadah Oikumene, Ketua FKUB Ajak Serahkan Beban kepada Tuhan

13 Juli 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260713 WA0108

Pulang ke Kampung Halaman, Bung Mecky Dirikan Rumah Inspirasi Kebadabi untuk Bangun Generasi Muda Papua

13 Juli 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260713 WA0107

Kapolda Papua Tengah: Polisi Terus Imbau Warga Jauhi Titik Konflik di Intan Jaya

13 Juli 2026 - 12:08 WIB

IMG 20260713 WA0041
Trending di Headline