NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi mengukuhkan sebanyak 919 Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji PNS yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Rabu (1/7/2026).
Pengangkatan tersebut menjadi tonggak penting bagi para aparatur yang telah menyelesaikan masa percobaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sejak menerima SK dan mengucapkan sumpah jabatan, mereka resmi mengemban amanah sebagai aparatur sipil negara yang bertugas melayani masyarakat, bangsa, dan negara.

Adapun 919 PNS yang dikukuhkan terdiri atas 843 CPNS Formasi Tahun 2024, enam tenaga honorer Kategori II (K2) tahap pertama, serta 70 tenaga honorer K2 tahap kedua Tahun 2024.
Dalam acara tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K), M.H.Kes, membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang telah resmi diangkat menjadi PNS. Ia menegaskan bahwa pengangkatan tersebut bukan sekadar penyerahan dokumen kepegawaian atau pelaksanaan seremoni pengambilan sumpah, melainkan menjadi awal dari pengabdian kepada masyarakat.
“Momentum ini merupakan titik awal pengabdian yang sesungguhnya sebagai aparatur negara, abdi masyarakat, dan pelayan publik,” demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Penjabat Sekda.
Menurut Gubernur, status sebagai PNS merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan yang diberikan negara harus dibalas dengan dedikasi tinggi, loyalitas, disiplin, integritas, serta peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia juga mengingatkan seluruh PNS agar senantiasa mematuhi ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara sebagai pedoman dalam membangun birokrasi yang profesional, netral, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa peningkatan status menjadi PNS akan diikuti dengan peningkatan kesejahteraan dan kesempatan pengembangan karier. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, serta budaya kerja yang produktif.
Menurutnya, di tengah percepatan pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga reformasi tata kelola pemerintahan, dibutuhkan ASN yang inovatif, adaptif, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
Karena itu, para PNS baru diharapkan memiliki semangat melayani masyarakat, menjunjung tinggi integritas, memperkuat kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Papua Tengah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Mengakhiri sambutan Gubernur, Penjabat Sekda meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para PNS baru sehingga potensi dan kompetensi mereka dapat berkembang secara optimal.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh ASN yang baru menerima SK pengangkatan mampu menjaga sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta menjadi motor penggerak penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan pembangunan berkelanjutan demi kemajuan Papua Tengah. (MB)







