Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Prof. Fernandes Simangunsong: Tidak Ada Daerah Terbelakang, Yang Terbelakang Adalah Manajemennya

Etty Welerbadge-check


					Prof. Fernandes Simangunsong: Tidak Ada Daerah Terbelakang, Yang Terbelakang Adalah Manajemennya Perbesar

NABIRE – Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof. Dr. Fernandes Simangunsong, S.STP., S.AP., M.Si., memberikan kuliah umum bertajuk “Manajemen dan Kepemimpinan Pemerintahan” kepada ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus USWIM Nabire tersebut turut dihadiri Rektor USWIM Petrus Tekege, S.H., M.H., Dr. Christina Lewerissa, S.Sos., S.Pd., M.Si., para dosen, staf, dan mahasiswa.

Dalam paparannya, Prof. Fernandes menegaskan bahwa persoalan utama yang dihadapi banyak negara berkembang bukanlah keterbelakangan wilayah, melainkan lemahnya tata kelola pemerintahan dan manajemen.

“Tidak ada negara terbelakang. Yang terbelakang itu adalah manajemennya. Karena itu, kualitas manajemen menjadi faktor utama dalam menentukan kemajuan suatu daerah maupun negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan perkembangan ilmu manajemen yang telah memasuki generasi kelima. Menurutnya, manajemen generasi pertama dikenal sebagai jungle management, kemudian berkembang menjadi management by direction, management by targeting, total quality management, hingga networking management yang berbasis teknologi informasi dan jaringan digital.

Prof. Fernandes menyoroti pentingnya penerapan pendekatan ilmiah dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semua keputusan kebijakan pemerintahan harus didasarkan pada pendekatan keilmuan. Karena itu pemerintah harus melibatkan perguruan tinggi dalam merumuskan kebijakan pembangunan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa era networking management menuntut pemerintah daerah untuk memanfaatkan teknologi dan media digital secara maksimal dalam pelayanan publik serta pembangunan daerah.

Menurutnya, generasi muda Papua memiliki peluang besar untuk berkontribusi melalui pemanfaatan media sosial yang positif.

“Media sosial harus digunakan untuk mendukung pembangunan, bukan untuk menjatuhkan. Berikan kritik dan masukan dengan bahasa yang santun sehingga dapat membantu pemimpin mengambil kebijakan yang lebih baik,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Fernandes mengajak mahasiswa USWIM untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin masa depan Papua yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Kuliah umum berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para mahasiswa dan dosen yang hadir. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Evakuasi Korban Serangan OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak

23 Juli 2026 - 13:38 WIB

IMG 20260723 WA0036

Pelajar Deiyai Tampil Percaya Diri, Raih Prestasi di English Competition

23 Juli 2026 - 13:25 WIB

IMG 20260723 WA0032

Mahasiswa Intan Jaya Serahkan Pernyataan Sikap ke DPR Papua Tengah, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM

23 Juli 2026 - 13:20 WIB

IMG 20260723 WA0027

FKIP USWIM Nabire Bekali 16 Mahasiswa Calon Guru, Wujudkan Lulusan Profesional Selaras Visi Kampus

23 Juli 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260723 WA0019

Meriahkan HAN 2026, Ratusan Pelajar TK di Timika Ikut Karnaval Budaya 

23 Juli 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260723 WA0034
Trending di Headline