Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Mahasiswa Intan Jaya Serahkan Pernyataan Sikap ke DPR Papua Tengah, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM

Etty Welerbadge-check


					Mahasiswa Intan Jaya Serahkan Pernyataan Sikap ke DPR Papua Tengah, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM Perbesar

NABIRE  – Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Se-Indonesia (GPMI-I) menggelar aksi damai di Kantor DPR Papua Tengah, Kamis (23/7), dengan menyerahkan pernyataan sikap yang berisi tuntutan kepada DPR Papua Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait situasi keamanan dan kemanusiaan di Kabupaten Intan Jaya.

Aksi yang diawali dengan long march dari kawasan Pasar Karang menuju Kantor DPR Papua Tengah itu diikuti mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat. Dalam orasinya, massa menyoroti kondisi konflik bersenjata di Intan Jaya yang menurut mereka telah berlangsung sejak 2019 dan berdampak pada kehidupan masyarakat sipil.

IMG 20260723 WA0026Dalam dokumen pernyataan sikap bertajuk “Militer Mesin Pembunuh Rakyat Intan Jaya”, GPMI-I menyampaikan bahwa konflik antara aparat keamanan dan TPNPB telah memengaruhi berbagai sektor, mulai dari keamanan, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

GPMI-I mengklaim terdapat ribuan warga yang mengungsi akibat konflik, terganggunya pelayanan kesehatan, lumpuhnya sebagian besar aktivitas pendidikan, serta meningkatnya trauma masyarakat. Organisasi tersebut juga menyebut adanya dugaan penempatan pos-pos militer yang menurut mereka berdampak terhadap ruang-ruang sipil. Klaim-klaim tersebut merupakan bagian dari pernyataan resmi GPMI-I dan belum diverifikasi secara independen dalam berita ini.

IMG 20260723 WA0022

Selain itu, GPMI-I menyatakan bahwa berdasarkan pendataan internal mereka, puluhan warga sipil menjadi korban meninggal dunia maupun luka-luka selama konflik berlangsung. Organisasi tersebut juga menilai penyelesaian konflik masih lebih banyak menggunakan pendekatan keamanan dibandingkan dialog.

Dalam pernyataan sikapnya, GPMI-I menyampaikan dua tuntutan utama kepada DPR Papua Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yakni:

1. Mendesak DPR Papua Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera membentuk tim investigasi untuk mengusut sejumlah dugaan kasus pelanggaran hak asasi manusia di Kabupaten Intan Jaya, termasuk kasus yang mereka sebut sebagai peristiwa Soanggama, penembakan seorang ibu hamil, pembunuhan seorang gembala, serta kasus-kasus lain yang menurut mereka perlu diusut.

2. Meminta DPR Papua Tengah dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah memfasilitasi dialog antara mahasiswa dan berbagai tokoh dari Kabupaten Intan Jaya dengan Presiden Republik Indonesia serta Menteri Pertahanan Republik Indonesia sebagai upaya mencari penyelesaian konflik secara damai.

IMG 20260723 WA0012

Pernyataan sikap tersebut ditandatangani oleh Koordinator Lapangan Umum Feri Japugau, Wakil Koordinator Lapangan Yosafat Mujijau, serta para penanggung jawab aksi, yakni Marthen Hagisimijau, Melianus Sondegau, dan Ayub Wandagau.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Umat Buddha Berbagai Negara Baca Tipitaka di Borobudur, Perdalam Pemahaman Dhamma

24 Juli 2026 - 13:57 WIB

IMG 20260724 WA0032

Dinkes Mimika Prioritaskan Pembangunan Puskesmas dan Rumah Dinas hingga Wilayah Pedalaman

24 Juli 2026 - 13:49 WIB

IMG 20260724 WA0040

Disbudpar Dogiyai dan KO’SAPA Siapkan Gerakan Taman Belajar Rakyat untuk Lestarikan Budaya Kampung

24 Juli 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260724 WA0051

Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sertifikasi PBJ Level 1 dan PPK Tipe C

24 Juli 2026 - 13:39 WIB

IMG 20260724 WA0046

Gubernur Papua Tengah Buka FGD Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

24 Juli 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260724 WA0044
Trending di Headline