TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong pemerataan layanan kesehatan dengan menyiapkan pembangunan sejumlah puskesmas dan rumah dinas tenaga kesehatan di berbagai wilayah pada tahun ini.
Pembangunan tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga wilayah pesisir dan pedalaman yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Adapun lokasi pembangunan meliputi Puskesmas Kelurahan Perintis, Wania, kawasan pesisir, hingga daerah pedalaman.
Saat ini Dinas Kesehatan Mimika masih melakukan peninjauan ulang dokumen perencanaan bersama konsultan. Review tersebut dilakukan untuk menyesuaikan rencana yang disusun pada 2025 dengan kondisi terkini, termasuk kenaikan harga material dan perubahan kebutuhan anggaran.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Godfried Maturbongs, mengatakan proses tersebut merupakan tahapan teknis sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
“Sampai hari ini kita masih berproses melakukan review bersama konsultan terkait perencanaan. Setelah review selesai, baru kita masuk ke pekerjaan konstruksi fisik,” ujar Godfried saat diwawancarai pada Kamis (24/7/2026) kemarin.
Menurutnya, peninjauan ulang dilakukan agar pelaksanaan proyek tetap sesuai dengan kondisi di lapangan tanpa mengubah komitmen pemerintah untuk merealisasikan pembangunan.
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan, Dinas Kesehatan juga menggandeng Kejaksaan dalam memberikan pendampingan, terutama pada aspek administrasi dan pelaksanaan proyek.
“Pada prinsipnya pekerjaan harus jalan. Setelah proses review selesai, pembangunan langsung dilaksanakan. Pendampingan dari kejaksaan kami lakukan guna menghindari potensi kesalahan administrasi yang berdampak pada kerugian negara,” tegasnya.
Pembangunan fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, sekaligus mendukung pemerataan tenaga kesehatan melalui penyediaan rumah dinas di wilayah yang masih membutuhkan layanan dasar. (Cr2)







