Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Meriahkan HAN 2026, Ratusan Pelajar TK di Timika Ikut Karnaval Budaya 

Etty Welerbadge-check


					Meriahkan HAN 2026, Ratusan Pelajar TK di Timika Ikut Karnaval Budaya  Perbesar

TIMIKA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, ratusan anak Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika mengikuti pawai budaya dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol keberagaman Indonesia sekaligus mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, mengajak seluruh orang tua, keluarga, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk bersama-sama menerapkan pola pengasuhan yang positif serta menghormati hak-hak anak tanpa diskriminasi.

Ia menegaskan, satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai fondasi dalam membangun masa depan mereka. Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika akan terus melakukan pembinaan, pemantauan, dan pengawasan agar setiap lembaga PAUD menerapkan proses pembelajaran yang ramah anak dan berorientasi pada pendidikan yang positif.

“Masa depan adalah memastikan anak memperoleh pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, kesempatan mengembangkan bakat, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh menjadi generasi penerus Indonesia,” tambahnya.

Kepala Bidang TK Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Aloywisia Emakeparo, menilai peringatan HAN perlu melibatkan seluruh anak, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, karena berkaitan dengan upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, masih terdapat orang tua yang belum memberikan perhatian yang memadai kepada anak. Padahal, perhatian merupakan salah satu kebutuhan dasar yang penting bagi tumbuh kembang anak.

“Peringatan HAN ini harus dirayakan seluruh anak di Indonesia karena ini berkaitan dengan perlindungan anak. Perlindungan terhadap anak harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain perhatian, Aloywisia menyebut setiap anak juga berhak memperoleh rasa aman, layanan kesehatan, dan akses pendidikan yang layak. Ia mengatakan Disdik Kabupaten Mimika telah melakukan sosialisasi kepada para orang tua, khususnya para ibu, mengenai pentingnya pengasuhan dan pembinaan anak.

Ia menambahkan masih ditemukan kasus penelantaran anak oleh orang tua. Karena itu, perlindungan serta kesempatan bagi anak untuk tumbuh dan berkembang perlu diberikan kepada seluruh anak tanpa memandang jenjang pendidikan.

“Anak mulai PAUD hingga SMA/SMK harus diberikan perlindungan juga kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98 di Mimika Barat Jauh, Rettob Tegaskan Pembangunan Harus Menjangkau Kampung

28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IMG 20261028 203824

Semarak Sumpah Pemuda ke-98, SMP Negeri Uta Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Voli

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IMG 20261028 194842

Pertamina dan Disperindag Sidak SPBU SP 2, Temukan Indikasi Pengisian BBM Tak Wajar

28 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IMG 20261028 194111

Serukan Kebenaran dan Keadilan, Aspirasi KNPB Diterima DPRK Mimika 

28 Oktober 2026 - 10:25 WIB

IMG 20261028 192133

Massa Datang dari Sejumlah Wilayah, 150 Personel Gabungan Disiagakan

28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

IMG 20261028 191714
Trending di Headline