Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Meriahkan HAN 2026, Ratusan Pelajar TK di Timika Ikut Karnaval Budaya 

Etty Welerbadge-check


					Meriahkan HAN 2026, Ratusan Pelajar TK di Timika Ikut Karnaval Budaya  Perbesar

TIMIKA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, ratusan anak Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika mengikuti pawai budaya dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol keberagaman Indonesia sekaligus mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, mengajak seluruh orang tua, keluarga, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk bersama-sama menerapkan pola pengasuhan yang positif serta menghormati hak-hak anak tanpa diskriminasi.

Ia menegaskan, satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai fondasi dalam membangun masa depan mereka. Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika akan terus melakukan pembinaan, pemantauan, dan pengawasan agar setiap lembaga PAUD menerapkan proses pembelajaran yang ramah anak dan berorientasi pada pendidikan yang positif.

“Masa depan adalah memastikan anak memperoleh pendidikan berkualitas, layanan kesehatan, kesempatan mengembangkan bakat, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh menjadi generasi penerus Indonesia,” tambahnya.

Kepala Bidang TK Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Aloywisia Emakeparo, menilai peringatan HAN perlu melibatkan seluruh anak, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, karena berkaitan dengan upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, masih terdapat orang tua yang belum memberikan perhatian yang memadai kepada anak. Padahal, perhatian merupakan salah satu kebutuhan dasar yang penting bagi tumbuh kembang anak.

“Peringatan HAN ini harus dirayakan seluruh anak di Indonesia karena ini berkaitan dengan perlindungan anak. Perlindungan terhadap anak harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Selain perhatian, Aloywisia menyebut setiap anak juga berhak memperoleh rasa aman, layanan kesehatan, dan akses pendidikan yang layak. Ia mengatakan Disdik Kabupaten Mimika telah melakukan sosialisasi kepada para orang tua, khususnya para ibu, mengenai pentingnya pengasuhan dan pembinaan anak.

Ia menambahkan masih ditemukan kasus penelantaran anak oleh orang tua. Karena itu, perlindungan serta kesempatan bagi anak untuk tumbuh dan berkembang perlu diberikan kepada seluruh anak tanpa memandang jenjang pendidikan.

“Anak mulai PAUD hingga SMA/SMK harus diberikan perlindungan juga kesempatan untuk berkembang,” tegasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival UMKM Mimika Digelar, Omzet Pelaku Usaha Ditarget Naik hingga Rp4 Juta

9 Agustus 2026 - 14:33 WIB

IMG 20260809 WA0117(1)

Tim Babat Polres Mimika Ungkap Dua Kasus Curanmor, Tiga Pelaku Diamankan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

IMG 20260809 WA0172

Anak 14 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Pencurian Motor di Timika

9 Agustus 2026 - 14:20 WIB

IMG 20260809 WA0165

Pelajar Deiyai Unjuk Bakat dalam Lomba Pidato HUT ke-81 RI, Berikut Daftar Juara

9 Agustus 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260809 WA0148

Tanggapi Keluhan Pelajar dan Mahasiswa, Bupati Intan Jaya Pastikan Beasiswa ADIK-ADEM Diproses Pekan Depan

9 Agustus 2026 - 13:53 WIB

IMG 20260809 WA0134
Trending di Headline