Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Evakuasi Korban Serangan OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak

Etty Welerbadge-check


					Evakuasi Korban Serangan OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak Perbesar

TIMIKA – TNI melalui Satuan Tugas Habema membeberkan kronologi proses evakuasi tiga korban dugaan aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Papua Tengah.

Dalam konferensi pers di Mimika, Papua Tengah, Kamis (23/7/2026) sore, Panglima Komando Operasi TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga mengatakan tim evakuasi menghadapi medan yang berat karena lokasi kejadian berjarak sekitar 65 kilometer dari Dekai dengan kondisi geografis yang ekstrem.

Menurut Yudha, tim pertama kali menemukan jejak darah sebelum akhirnya mengarah ke lokasi korban. Saat proses penyisiran berlangsung, sekitar pukul 11.40 WIT, personel Satgas Habema sempat terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata yang disebut telah bersiaga di sekitar lokasi.

“Tim lebih dahulu menemukan jejak darah, kemudian melakukan penelusuran. Saat proses itu berlangsung terjadi kontak tembak, namun situasi berhasil diantisipasi sehingga evakuasi tetap dapat dilanjutkan,” ujarnya.

TNI mengidentifikasi dua korban sebagai pasangan suami istri, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan Pam Wendakwe. Sementara satu korban lainnya merupakan seorang perempuan dari Suku Unaukam yang identitasnya masih dalam proses penyelidikan.

Mayjen Yudha menyebut kondisi para korban saat ditemukan sangat mengenaskan. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Dekai sekitar pukul 14.30 WIT untuk menjalani visum sebelum diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur.

Proses evakuasi tersebut juga dipantau langsung oleh Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli.

Dalam kesempatan itu, Mayjen Yudha turut membantah tudingan yang menyebut para korban merupakan bagian dari intelijen TNI.

Ia menegaskan fokus utama TNI adalah menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat Papua serta memastikan situasi di wilayah tetap kondusif. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelajar Deiyai Tampil Percaya Diri, Raih Prestasi di English Competition

23 Juli 2026 - 13:25 WIB

IMG 20260723 WA0032

Mahasiswa Intan Jaya Serahkan Pernyataan Sikap ke DPR Papua Tengah, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM

23 Juli 2026 - 13:20 WIB

IMG 20260723 WA0027

FKIP USWIM Nabire Bekali 16 Mahasiswa Calon Guru, Wujudkan Lulusan Profesional Selaras Visi Kampus

23 Juli 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260723 WA0019

Meriahkan HAN 2026, Ratusan Pelajar TK di Timika Ikut Karnaval Budaya 

23 Juli 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260723 WA0034

PJ Kades Okomotadi Tegaskan Dana Kampung Diprioritaskan Untuk 3 Pilar Kesejahteraan 

23 Juli 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260723 WA0031
Trending di News