TIMIKA – Empat distrik di Kabupaten Mimika terdiri dari lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, mengikuti Pertemuan Advokasi Promosi Kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, Kamis (04/06/2026).
Adapun empat distrik tersebut adalah Wania, Mimika Baru, Mimika Timur, Mimika Timur Jauh, serta Kwamki. Tujuan dari program ini adalah mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan diri, lingkungan, serta penerapan pola hidup sehat.
Mariance Aruan selalu Penanggung jawab promosi kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, mengatakan peningkatan kesehatan masyarakat hanya dapat dicapai apabila terjadi perubahan perilaku sehari-hari, khususnya dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Ia berharap, penyakit seperti malaria, TBC, dan stunting diharapkan dapat menurun jika masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
“Di Mimika ini kan masih ada beberapa penyakit yang angkanya tinggi seperti malaria,TBC, terus stunting. Kalau mereka sudah melakukan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, maka penyakit-penyakit itu akan turun,” ucapnya.
Mariance berharap para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
“Harapan kami, mereka yang hadir dapat melanjutkan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya, sehingga masyarakat semakin sadar dan menerapkan hidup bersih dan sehat,” tambahnya.
Selain itu, Mariance menegaskan selama ini upaya kesehatan dianggap hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Oleh karena itu, pihaknya ingin mengubah pandangan tersebut agar seluruh pemangku kepentingan turut berperan dalam peningkatan kesehatan masyarakat. (Cr2)








