Menu

Mode Gelap
Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes

Headline

Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Gereja, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Gereja, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa Perbesar

TIMIKA – Kepolisian Resor (Polres) Mimika, Polda Papua Tengah membeberkan kronologis lengkap peristiwa kebakaran hebat yang melanda Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) malam tersebut.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa saat api melalap bangunan, gereja sedang dalam keadaan kosong.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena bangunan gereja dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi,” ungkapnya, Kamis (28/5/2026).

Disampaikannya bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, kebakaran dipastikan murni akibat kelalaian dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan, maupun korsleting listrik.

“Keterangan para saksi di lokasi, api diduga berasal dari lilin yang digunakan saat ibadah sore hari dan tidak dipadamkan secara sempurna,”ujar Iptu Hempy.

Ia juga mengatakan bahwa kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan gereja,

Kerusakan berat meliputi bangunan gereja, meja altar, kursi ibadah, buku-buku lagu rohani, hingga perlengkapan liturgi lainnya.

“Masyarakat sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya, namun terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas,” katanya.

Sekitar pukul 20.20 WIT, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Namun situasi sempat memanas akibat kekecewaan warga yang menilai respons pemadam terlambat. Personel kepolisian segera melakukan pengamanan dan situasi berhasil dikendalikan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Ekonomi Warga, Papua Tengah Siapkan Penanaman 1,6 Juta Pohon Kopi di Wilayah Puncak

28 Mei 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260528 WA0007

Fokus Pendidikan: Gubernur Papua Tengah Janji Bangun Asrama Pelajar Berkapasitas 120 Siswa di Puncak

28 Mei 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260528 WA0008

Langkah Besar Pembangunan Dimulai: Kantor Gubernur dan DPRK Puncak Akan Berdiri Megah di Lahan 62,5 Hektar

28 Mei 2026 - 09:53 WIB

IMG 20260528 WA0011

Guest House Elvis Tabuni Diresmikan, Bukti Kerja Cepat Pemerintah Kabupaten Puncak

28 Mei 2026 - 09:48 WIB

IMG 20260528 WA0009

Manfaatkan Situasi Sepi, Maling Gondol Tas Noken Berisi Rp 10 Juta dari Kios Sahara

28 Mei 2026 - 09:35 WIB

IMG 20260528 WA0002
Trending di Headline