Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Gereja, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Gereja, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa Perbesar

TIMIKA – Kepolisian Resor (Polres) Mimika, Polda Papua Tengah membeberkan kronologis lengkap peristiwa kebakaran hebat yang melanda Gereja Katolik Stasi Fransiskus di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) malam tersebut.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa saat api melalap bangunan, gereja sedang dalam keadaan kosong.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena bangunan gereja dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi,” ungkapnya, Kamis (28/5/2026).

Disampaikannya bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, kebakaran dipastikan murni akibat kelalaian dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan, maupun korsleting listrik.

“Keterangan para saksi di lokasi, api diduga berasal dari lilin yang digunakan saat ibadah sore hari dan tidak dipadamkan secara sempurna,”ujar Iptu Hempy.

Ia juga mengatakan bahwa kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar menyebabkan api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan gereja,

Kerusakan berat meliputi bangunan gereja, meja altar, kursi ibadah, buku-buku lagu rohani, hingga perlengkapan liturgi lainnya.

“Masyarakat sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya, namun terkendala kondisi air laut yang sedang surut sehingga akses pengambilan air sangat terbatas,” katanya.

Sekitar pukul 20.20 WIT, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Namun situasi sempat memanas akibat kekecewaan warga yang menilai respons pemadam terlambat. Personel kepolisian segera melakukan pengamanan dan situasi berhasil dikendalikan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Paniai Apresiasi Bantuan 20 Ribu Masker dari Pemprov Papua Tengah

14 Oktober 2026 - 14:43 WIB

IMG 20261014 WA0030

Terombang-ambing Semalaman di Perairan Yapero, Enam Korban KM Citra Harapan Selamat

14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

IMG 20261014 WA0028

DP3AKB Deiyai Salurkan BKB Kit ke TK PAUD Yomeni, Dukung Pembelajaran Anak Usia Dini

14 Oktober 2026 - 14:32 WIB

IMG 20261014 WA0023

Kabut Asap Selimuti Deiyai, Puskesmas Gakokebo Imbau Warga Gunakan Masker

14 Oktober 2026 - 14:22 WIB

IMG 20261014 WA0017

Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga Waspadai Kabut Asap

14 Oktober 2026 - 11:48 WIB

IMG 20261014 WA0014
Trending di Headline