TIMIKA — Upaya membangun karakter generasi muda terus dilakukan oleh jajaran kepolisian. Kali ini, Wakapolsek Mimika Baru (Miru), Iptu Muhammad Iqbal Saleh, turun langsung memberikan motivasi dan edukasi kepada siswa SD Inpres IV Timika dalam upacara bendera rutin, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah ini diikuti oleh seluruh siswa, dan para guru.

Kehadiran polisi di tengah lingkungan sekolah menjadi bagian dari langkah proaktif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendekatkan diri dengan dunia pendidikan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Iptu Iqbal menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan. Ia mengajak para siswa untuk membiasakan diri bersikap tertib, bertanggung jawab, dan berani mengakui kesalahan.
“Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan ketertiban. Disiplin yang lahir dari kesadaran diri akan membentuk tanggung jawab jangka panjang,” ujarnya di hadapan para siswa.
Selain itu, ia juga memberikan perhatian serius terhadap maraknya perilaku perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Menurutnya, tindakan tersebut dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku jika tidak dicegah sejak dini.
“Jangan pernah melakukan bullying. Jadilah teman yang baik dan menyenangkan. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua,” tegasnya.
Pesan moral yang disampaikan diharapkan mampu membangun kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menjaga perasaan satu sama lain, baik di dalam maupun di luar sekolah.
Di akhir kegiatan, Iptu Iqbal memberikan motivasi agar para siswa tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik sebagai penerus bangsa.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Inpres IV Timika, Simon Raba, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pihak kepolisian yang telah memberikan pembinaan langsung kepada para siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas motivasi dan edukasi yang diberikan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, positif, dan mendukung tumbuh kembang karakter anak sejak usia dini. (IT)








