Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Papua 2026–2031 Resmi Dibuka, Dorong Penguatan Zakat Produktif

Etty Welerbadge-check


					Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Papua 2026–2031 Resmi Dibuka, Dorong Penguatan Zakat Produktif Perbesar

TIMIKA – Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua periode 2026–2031 resmi dibuka di Aula Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua, pada Senin (27/04/26). Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Sekretaris Daerah (Asisten Sekda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Papua, Yohanes Walilo, yang mewakili Gubernur Papua.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, hadir bersama unsur panitia seleksi (Pansel), perwakilan Direktorat Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag RI, Nur Pratomo Eko Baskoro, serta para peserta seleksi.

IMG 20260427 WA0035

 

Dalam sambutannya, Asisten Sekda menegaskan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis dalam menentukan arah pengelolaan zakat di Papua ke depan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pimpinan BAZNAS yang kredibel, berdaya, dan mampu menghadirkan program-program produktif yang berdampak nyata bagi masyarakat.

 

“BAZNAS Papua ke depan harus menjadi lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Asisten Sekda juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap program prioritas, seperti Kampung Zakat dan pemberdayaan ekonomi umat, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro (Kabiro) Pemerintahan, Otonomi Khusus (Otsus), dan Kesra Setda Provinsi Papua, Herman Ick, dalam laporannya mewakili Ketua Pansel menyampaikan bahwa seleksi ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014, serta Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang tata cara seleksi calon pimpinan BAZNAS.

IMG 20260427 WA0040

Kabiro menjelaskan, proses seleksi bertujuan menjamin transparansi dan akuntabilitas, serta menjaring 10 calon terbaik untuk diusulkan lebih lanjut.

“Jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 17 orang, seluruhnya laki-laki, dengan latar belakang pendidikan mulai dari Strata 1 (S1) hingga Strata 3 (S3), serta berasal dari unsur ulama, tenaga profesional, dan tokoh masyarakat Islam,” jelasnya.

Adapun tahapan seleksi meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, hingga penetapan akhir yang dijadwalkan berlangsung hingga awal Mei 2026.

Kabiro menambahkan, zakat memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan Papua, yakni Papua Cerdas, Papua Sejahtera, dan Papua Harmoni. Menurutnya, zakat tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan penguatan solidaritas sosial.

“Penguatan zakat produktif dan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan kemiskinan dan kesenjangan di Papua,” katanya.

Di sisi lain, Kakanwil Klemens Taran, dalam sesi wawancara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya proses seleksi yang berjalan sesuai jadwal nasional. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran pembinaan dan dukungan teknis dalam pengelolaan zakat.

“Kami berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang kredibel, akuntabel, dan mampu menjalankan tugas secara profesional, sehingga pengelolaan zakat benar-benar memberi dampak bagi masyarakat,” ujarnya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dukung Pencabutan Izin Tambang Bermasalah, Minta Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal di Papua Tengah

23 Oktober 2026 - 02:36 WIB

IMG 20261023 WA0018

Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal

23 Oktober 2026 - 01:21 WIB

IMG 20261023 WA0014

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027
Trending di Headline