Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Pastikan Situasi, Irwasda Polda Papua Tengah Tinjau Langsung ke Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					Pastikan Situasi, Irwasda Polda Papua Tengah Tinjau Langsung ke Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA – Untuk memastikan situasi di Kwamki Narama, Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H beserta rombongan melakukan peninjauan langsung, Senin (13/04/2026).

Dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Papua Tengah beserta rombongan didampingi oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hilldiario Budiman, S.I.K., M.H beserta jajarannya bertemu langsung dengan tokoh pemuda dan pihak pemerintah distrik.

“Pak Kapolda memerintahkan saya sebagai Irwasda dalam pengawas kegiatan-kegiatan di Polda untuk mengecek kejadian disini dan penanganannya sudah sampai dimana oleh Polres Mimika,” kata Kombes Pol. Gatot Suprasetya.

Menurut Kombes Pol. Gatot Suprasetya, tujuannya ke Kwamki Narama ingin bertemu dengan para tokoh-tokoh masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka mengapahal ini (perang) ini terjadi lagi.

“Sebenarnya tadi kita mau ketemu dengan para tokoh-tokoh masyarakat, namun mungkin ada kesibukan sehingga tidak bisa hadir. Akhirnya kita bertemu dengan kadistrik dan tokoh pemuda,” ujarnya.

Kemudian terkait dengan pengungkapan para pelaku pembunuhan yang terjadi terhadap dua korban di lokasi yang berbeda beberapa waktu lalu sudah dibentuk tim.

“Kapolres sudah menyampaikan bahwa sudah dibentuk tim untuk mencari pelaku, tapi ini kenapa masih terjadi perang lagi,”kata Kombes Pol. Gatot.

Ditegaskan Irwasda Polda Papua Tengah bahwa sesuai dengan kesepakatan bersama pada saat proses perdamaian waktu lalu agar tidak terjadi perang lagi.

“Tadi sudah disampaikan bahwa apabila ketemu masyarakat yang membawah sajam (panah dan busur) akan kita tangkap dan proses. Ini bukan untuk menyakiti tapi memberikan pelajaran pada masyarakat supaya tahu kalau itu salah sehingga Kwamki Narama ini aman,” tegasnya.

Sementara itu Kadistrik Kwamki Narama, Edwin Naftali Hanuebi, sangat berharap Kwamki Narama aman sehingga pembangunan berjalan dengan baik.

“Saya selaku Kadistrik sangat tidak mau ada perang lagi. Kami mau harus ada tindakan tegas supaya kwamki narama aman, kasihan Kwamki ini perlu ada kemajuan dalam hal pembangunan,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh tokoh pemuda sekaligus mewakili keluarga korban, Awen Magai.

“Kami tidak mau seperti ini lagi, dan sebagai pihak korban kami serahkan sepenuhnya ke pihak keamanan untuk ungkap pelaku,” katanya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Tim Jibom Diterjunkan

4 Juni 2026 - 07:38 WIB

IMG 20260604 WA0150

Atasi Maraknya Begal di Timika, Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Anti-Begal

4 Juni 2026 - 07:29 WIB

IMG 20260604 WA0143

Peredaran Narkoba di Timika Kian Mengkhawatirkan, Polisi: Baru Setengah Tahun Sudah Hampir 1 Kilo Sabu

4 Juni 2026 - 07:26 WIB

IMG 20260604 WA0143

Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Ratusan Juta Rupiah dan Seberat 200 Gram Lebih, Polres Mimima Musnahkan BB 

4 Juni 2026 - 07:20 WIB

IMG 20260604 WA0129

Tinjau KIPP Papua Tengah, Pemerintah Pusat Puji Kemajuan Infrastruktur Pemerintahan

4 Juni 2026 - 07:03 WIB

IMG 20260604 WA0045
Trending di Headline