Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

Parade Oikumene Paskah 2026 di Mimika, Wujud Sukacita dan Persatuan Lintas Agama

Etty Welerbadge-check


					Parade Oikumene Paskah 2026 di Mimika, Wujud Sukacita dan Persatuan Lintas Agama Perbesar

TIMIKA – Berbagai denominasi gereja bersama partisipasi lintas agama meramaikan perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Mimika melalui Parade Oikumene Paskah, Selasa (7/4/2026).
Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, kegiatan ini dipusatkan di pelataran Gedung Eme Neme Yauware dan diikuti ratusan umat serta puluhan kendaraan hias.

Parade kemudian bergerak menuju kawasan Pusat Pemerintahan SP3 sebagai titik akhir. Sepanjang rute parade yang melintasi Jalan Budi Utomo, Hasanuddin, Yos Sudarso, hingga Cenderawasih, suasana penuh warna dan sukacita tampak mewarnai jalannya kegiatan.

Penampilan tarian pujian dari anak-anak Sekolah Minggu turut menambah semarak perayaan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) ini secara resmi dilepas oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak sekadar seremoni, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai refleksi iman atas kemenangan melawan dosa dan kematian, serta membawa harapan baru bagi umat manusia.

“Perayaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna yang perlu kita refleksikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kebersamaan umat Kristiani dalam semangat persatuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, refleksi tersebut sangat relevan bagi Kabupaten Mimika yang dikenal dengan keberagaman suku, budaya, dan agama, sehingga membutuhkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan.

Menurutnya, perayaan Paskah juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan keagamaan yang sebelumnya telah berlangsung, seperti Imlek, Nyepi, dan Idulfitri, yang semuanya dirayakan dalam semangat toleransi dan kebersamaan.

Bupati turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, khususnya PGGM dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antarumat beragama di Mimika.

Sebelum menutup sambutannya, ia mengingatkan para peserta, terutama generasi muda, untuk menjaga ketertiban selama parade berlangsung serta tidak mudah terprovokasi demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Mimika sebagai daerah yang aman, damai, dan sejahtera dengan mengedepankan nilai kasih dan kerendahan hati.

“Parade Paskah ini menjadi wujud nyata komitmen dan ekspresi sukacita bersama. Mari kita tunjukkan bahwa kita mampu hidup rukun di tengah keberagaman,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline