Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Parade Oikumene Paskah 2026 di Mimika, Wujud Sukacita dan Persatuan Lintas Agama

Etty Welerbadge-check


					Parade Oikumene Paskah 2026 di Mimika, Wujud Sukacita dan Persatuan Lintas Agama Perbesar

TIMIKA – Berbagai denominasi gereja bersama partisipasi lintas agama meramaikan perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Mimika melalui Parade Oikumene Paskah, Selasa (7/4/2026).
Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, kegiatan ini dipusatkan di pelataran Gedung Eme Neme Yauware dan diikuti ratusan umat serta puluhan kendaraan hias.

Parade kemudian bergerak menuju kawasan Pusat Pemerintahan SP3 sebagai titik akhir. Sepanjang rute parade yang melintasi Jalan Budi Utomo, Hasanuddin, Yos Sudarso, hingga Cenderawasih, suasana penuh warna dan sukacita tampak mewarnai jalannya kegiatan.

Penampilan tarian pujian dari anak-anak Sekolah Minggu turut menambah semarak perayaan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) ini secara resmi dilepas oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak sekadar seremoni, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai refleksi iman atas kemenangan melawan dosa dan kematian, serta membawa harapan baru bagi umat manusia.

“Perayaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna yang perlu kita refleksikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kebersamaan umat Kristiani dalam semangat persatuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, refleksi tersebut sangat relevan bagi Kabupaten Mimika yang dikenal dengan keberagaman suku, budaya, dan agama, sehingga membutuhkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan.

Menurutnya, perayaan Paskah juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan keagamaan yang sebelumnya telah berlangsung, seperti Imlek, Nyepi, dan Idulfitri, yang semuanya dirayakan dalam semangat toleransi dan kebersamaan.

Bupati turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, khususnya PGGM dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat hubungan antarumat beragama di Mimika.

Sebelum menutup sambutannya, ia mengingatkan para peserta, terutama generasi muda, untuk menjaga ketertiban selama parade berlangsung serta tidak mudah terprovokasi demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Mimika sebagai daerah yang aman, damai, dan sejahtera dengan mengedepankan nilai kasih dan kerendahan hati.

“Parade Paskah ini menjadi wujud nyata komitmen dan ekspresi sukacita bersama. Mari kita tunjukkan bahwa kita mampu hidup rukun di tengah keberagaman,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda Papua Tengah Cup I Segera Digelar, Panggung Talenta Muda Nabire

23 September 2026 - 13:04 WIB

IMG 20260923 WA0054

Polisi Gerebek Rumah Diduga Jadi Tempat Transaksi dan Konsumsi Sabu di Timika

23 September 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260923 WA0052

Pemkab dan DPRK Mimika Bahas APBD-P 2026, Fokus pada Kewajiban Daerah dan Layanan Dasar

23 September 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260923 211757

Papua Perkuat Imunisasi di Wilayah Perbatasan, Media KIE Berbasis Budaya Lokal Disiapkan

23 September 2026 - 06:32 WIB

IMG 20260923 WA0035

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050
Trending di Headline