INTAN JAYA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus menunjukkan komitmennya terhadap penguatan pendidikan dan pelestarian budaya generasi muda. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, didampingi Wakil Gubernur serta Ketua KNPI Papua Tengah, menyerahkan bantuan laptop kepada para pelajar SMA dan SMK yang sebelumnya mengikuti Festival Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2025, Jumat (23/1/2026), di Kabupaten Intan Jaya.

Festival Budaya Pelajar Papua Tengah perdana tersebut sebelumnya digelar pada Rabu, 3 September 2025 hingga Sabtu, 6 September 2025, bertempat di area Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, mulai pukul 15.00 WIT. Kegiatan ini diikuti pelajar dari delapan kabupaten, yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Mimika, dan Puncak.
Mengusung tema “Mari Meriahkan dan Lestarikan Budaya Kita!”, festival ini menjadi wadah ekspresi seni dan budaya pelajar sekaligus ruang edukasi untuk menanamkan kebanggaan terhadap identitas budaya Papua sejak dini.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyiapkan 200 unit laptop yang diberikan kepada para peserta festival. Penyerahan simbolis pertama dilakukan di Main Hall Kantor Gubernur Papua Tengah pada Rabu (21/1/2026), sebelum dilanjutkan langsung ke daerah-daerah, termasuk Intan Jaya.
Dalam penyerahan, Gubernur Meki Nawipa menegaskan pentingnya menjaga jati diri budaya Papua.
“Terima kasih banyak karena kita sudah buat festival budaya. Kita adalah orang Papua yang melestarikan budaya. Jangan ragu, jangan malu pakai koteka, bangga dengan budaya kita karena budaya ini nilainya mahal,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, bantuan laptop tersebut merupakan bagian dari komitmen dan integritas kepemimpinannya.
“Sebagai pemimpin, saya sudah berjanji akan memberikan laptop satu-satu untuk anak-anak sekolah di seluruh Papua Tengah. Mungkin ini terlihat kecil, tapi ini adalah soal integritas dan harga diri. Karena itu saya datang langsung bersama Wakil Gubernur untuk menyerahkan,” katanya.
Gubernur juga mendorong para pelajar agar memanfaatkan laptop tersebut untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.
“Pakai laptop ini dengan baik. Jadikan tulisan, jadikan otak, jadikan hidup. Kalian inilah calon pemimpin masa depan. Tidak harus jadi orang paling hebat, tapi harus jadi orang sukses,” pesannya.

Lebih lanjut, Meki Nawipa mengingatkan para pelajar agar tidak takut melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia memastikan pemerintah daerah dan negara hadir melalui berbagai program beasiswa.
“Jangan takut kuliah. Pemerintah Provinsi Papua Tengah siap membiayai, ditambah dengan program negara seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP). Jangan pikir bapak-mama tidak ada, hari ini pemerintah dan negara hadir untuk membantu,” tegasnya.
Ke depan, Pemprov Papua Tengah juga berencana membangun klinik matematika dan klinik bahasa Inggris di Nabire guna meningkatkan kapasitas akademik pelajar dan mempermudah akses beasiswa.
“Yang akan menggantikan kami nanti adalah kalian semua. Sekolah baik-baik, jaga diri, hidup sehat supaya kelak bisa memimpin negeri ini,” tutup Gubernur Meki Nawipa seraya memberkati para pelajar. (MB)








