Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Lucky Ireeuw: Jurnalis Boleh Pakai AI, Tapi Sebagai Alat Bantu Bukan Penentu

Etty Welerbadge-check


					Lucky Ireeuw: Jurnalis Boleh Pakai AI, Tapi Sebagai Alat Bantu Bukan Penentu Perbesar

Nabire – Pemimpin Redaksi Cendrawasih Post, Lucky Ireeuw menjelaskan pentingnya etika penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam jurnalisme.

Menurutnya, AI boleh digunakan jurnalis, namun hanya sebagai alat bantu, bukan sebagai penentu kebijakan redaksi.

Hal tersebut disampaikan Ireeuw sebagai narasumber dalam sesi pelatihan bertajuk “Manusia Tetap di Kemudi: Etika Penggunaan AI dalam Jurnalisme” yang digelar dalam Festival Media Se-Tanah Papua di Nabire, Rabu (14/1/2026).

Sesi yang dimoderatori Misba, wartawan Seputar Papua, ini dihadiri pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Nabire.

Ireeuw menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI kini telah digunakan oleh media dalam mencari informasi, mengolah, dan mempublikasikan konten. Namun, ia memperingatkan bahwa penggunaan AI harus disertai dengan etika yang jelas.

“Penting dan terutama bagi kita semua, terutama para jurnalis, bahwa AI itu hanya sekadar bantu, dia bukan penentu kebijakan. Jadi kita menggunakan AI itu harus ada etikanya juga,” tegas Ireeuw usai memaparkan materi.

Ireeuw mengingatkan bahaya mengejar algoritma tanpa memperhatikan kebenaran informasi. Ia khawatir jika media hanya fokus pada konten yang viral atau masuk “For You Page” (FYP) tanpa memverifikasi kebenarannya.

“Jangan sampai terjadi bias mengejar algoritma, tetapi justru informasi bias. Publik akan menerima informasi itu mentah-mentah. Misalnya sesuatu yang mungkin tidak benar, tetapi karena mengikuti algoritma, dia FYP, sehingga itu saja yang diolah media. Media tinggal putar informasi itu terus. Nah, itu yang berbahaya,” jelasnya.

Pemimpin Redaksi Cendrawasih Post ini menegaskan bahwa AI seharusnya membantu mempercepat dan memperlancar pekerjaan jurnalistik agar lebih efisien. Namun, semua data yang diperoleh dari AI harus tetap diverifikasi dan diolah kembali oleh jurnalis.

“AI membantu kita memperlancar, lebih efisien, oke. Tapi data semua yang kita peroleh dari AI itu harus diverifikasi dan kita harus mengolahnya lagi. Itu yang perlu digaris bawahi yang penting,” tegasnya.

Ireeuw mengajak para pekerja media untuk tidak sampai tergantung sepenuhnya pada AI hingga melupakan nilai-nilai fundamental jurnalisme.

“Saya coba uraikan supaya kita yang menggunakan, pekerja media, jangan sampai tergantung pada AI. Kita yang punya nilai-nilai kebenaran, nilai-nilai jurnalistik, nilai-nilai terhadap masyarakat, itu jangan sampai menjadi hilang karena teknologi,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali prinsip utamanya: “Jurnalis boleh memakai AI, tapi sebagai alat bantu bukan sebagai penentu.”

Sesi pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Media Se-Tanah Papua yang berlangsung 13-15 Januari 2026, menghadirkan 149 jurnalis dari enam provinsi di Tanah Papua, serta pelajar dan mahasiswa sebagai peserta. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline