Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Pos Pengamanan Dirusak, Polisi Tetap Komitmen Amankan Situasi Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					Pos Pengamanan Dirusak, Polisi Tetap Komitmen Amankan Situasi Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA – Walaupun pos pengamanan yang sedang dibangun dirusaki, pihak Kepolisian Mimika baik Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah dan Polres Mimika tetap berkomitmen untuk mengamankan situasi Kwamki Narama.

Hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan,ini juga mengingat proses kesepakatan kedamaian yang sedang berlangsung.

Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Kompol Onisimus Umbu Sairo, S.I.K membenarkan bahwa pos pengamanan yang sedang dibangun itu telah dirusaki dan saat ini sedang dibangun kembali.

“Mereka merusaki dengan menggunakan kampak. Padahal pos ini akan ditempati oleh personel Polres dan Brimob. Pos pengamanan ini didirikan bertujuan untuk memberikan rasa aman serta menjaga situasi agar tetap kondusif,” katanya saat ditemui Kamis (08/01/2026).

Dengan situasi yang sudah kondusif serta mengingat unsur Forkopimda sedang lagi pembicaraan untuk perdamaian, kata Kompol Onisimus, pihak keamanan terus melaksanakan pengamanan agar tidak ada lagi korban.

“Sekarang kami melakukan sweping terhadap alat-alat perang. Semua personel baik Polres Mimika maupun Brimob kita kerahkan untuk memukul mundur kelompok-kelompok perang keluar supaya wilayah Kwamki dalam kondisi steril dan aman sebelum proses perdamaian adat dilakukan,”kata Kaden Brimob.

Disampaikan Kompol Onisimus bahwa sesuai denganinformasi yang diperoleh kelompok tersebut sedang berkumpul untuk menyamakan persepsi.

“Kami minta jangan ada pembicaraan dilokasi perang sebelum ada kesepakatan perdamaian,karena kami antisipasi jangan sampai ada timbul emosi juga jangan sampai ada anggota yang menjaga dan melindungi mereka jadi korban,”ujarnya.

Kata Danyon bahwa untuk personnel Brimob yang dikerahkan sebanyak 200 personil , dan sudah menempati beberapa pos yang ada di beberapa titik.

“Jadi pada saat kita sweeping dan pengejaran, itu kami mengamankan barang bukti berupa panah, parang, serta senapan angin. Kami juga mengamankan belasan orang untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Mimika,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa dalam pelaksanaan tugas, pihaknya menerapkan sistem Kejar, Tangkap, dan Periksa (KTP) dengan penyisiran secara intensif siang dan malam.

“Jadi tidak ada lagi toleransi dengan kejahatan, negara harus kuat berantas kejahatan, kami cintai kemanusiaan,” ujar Kompol Onisimus. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Tim Jibom Diterjunkan

4 Juni 2026 - 07:38 WIB

IMG 20260604 WA0150

Atasi Maraknya Begal di Timika, Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Anti-Begal

4 Juni 2026 - 07:29 WIB

IMG 20260604 WA0143

Peredaran Narkoba di Timika Kian Mengkhawatirkan, Polisi: Baru Setengah Tahun Sudah Hampir 1 Kilo Sabu

4 Juni 2026 - 07:26 WIB

IMG 20260604 WA0143

Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Ratusan Juta Rupiah dan Seberat 200 Gram Lebih, Polres Mimima Musnahkan BB 

4 Juni 2026 - 07:20 WIB

IMG 20260604 WA0129

Tinjau KIPP Papua Tengah, Pemerintah Pusat Puji Kemajuan Infrastruktur Pemerintahan

4 Juni 2026 - 07:03 WIB

IMG 20260604 WA0045
Trending di Headline