Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pos Pengamanan Dirusak, Polisi Tetap Komitmen Amankan Situasi Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					Pos Pengamanan Dirusak, Polisi Tetap Komitmen Amankan Situasi Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA – Walaupun pos pengamanan yang sedang dibangun dirusaki, pihak Kepolisian Mimika baik Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah dan Polres Mimika tetap berkomitmen untuk mengamankan situasi Kwamki Narama.

Hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan,ini juga mengingat proses kesepakatan kedamaian yang sedang berlangsung.

Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Kompol Onisimus Umbu Sairo, S.I.K membenarkan bahwa pos pengamanan yang sedang dibangun itu telah dirusaki dan saat ini sedang dibangun kembali.

“Mereka merusaki dengan menggunakan kampak. Padahal pos ini akan ditempati oleh personel Polres dan Brimob. Pos pengamanan ini didirikan bertujuan untuk memberikan rasa aman serta menjaga situasi agar tetap kondusif,” katanya saat ditemui Kamis (08/01/2026).

Dengan situasi yang sudah kondusif serta mengingat unsur Forkopimda sedang lagi pembicaraan untuk perdamaian, kata Kompol Onisimus, pihak keamanan terus melaksanakan pengamanan agar tidak ada lagi korban.

“Sekarang kami melakukan sweping terhadap alat-alat perang. Semua personel baik Polres Mimika maupun Brimob kita kerahkan untuk memukul mundur kelompok-kelompok perang keluar supaya wilayah Kwamki dalam kondisi steril dan aman sebelum proses perdamaian adat dilakukan,”kata Kaden Brimob.

Disampaikan Kompol Onisimus bahwa sesuai denganinformasi yang diperoleh kelompok tersebut sedang berkumpul untuk menyamakan persepsi.

“Kami minta jangan ada pembicaraan dilokasi perang sebelum ada kesepakatan perdamaian,karena kami antisipasi jangan sampai ada timbul emosi juga jangan sampai ada anggota yang menjaga dan melindungi mereka jadi korban,”ujarnya.

Kata Danyon bahwa untuk personnel Brimob yang dikerahkan sebanyak 200 personil , dan sudah menempati beberapa pos yang ada di beberapa titik.

“Jadi pada saat kita sweeping dan pengejaran, itu kami mengamankan barang bukti berupa panah, parang, serta senapan angin. Kami juga mengamankan belasan orang untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Mimika,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa dalam pelaksanaan tugas, pihaknya menerapkan sistem Kejar, Tangkap, dan Periksa (KTP) dengan penyisiran secara intensif siang dan malam.

“Jadi tidak ada lagi toleransi dengan kejahatan, negara harus kuat berantas kejahatan, kami cintai kemanusiaan,” ujar Kompol Onisimus. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Meninggal Akibat Kondisi Kesehatan, Pria 45 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dilantai

6 November 2026 - 07:17 WIB

IMG 20261106 WA0010

DPO Kasus Penembakan Brigpol Ronald Enok Ditangkap di Puncak Jaya, Seorang Warga Ikut Diamankan

6 November 2026 - 07:11 WIB

IMG 20261106 WA0007

Perkuat Tata Kelola Organisasi, KINGMI di Tanah Papua Gelar Sosialisasi AD/ART di Deiyai

6 November 2026 - 07:07 WIB

IMG 20261106 WA0005

Polres Mimika Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba Lewat Dua Posko Bersinar

6 November 2026 - 05:41 WIB

IMG 20261106 WA0019

211 Warga Pasar Sentral Terima Bantuan Pangan, Leni Tonglo Pastikan Tepat Sasaran

6 November 2026 - 05:38 WIB

IMG 20261106 WA0016
Trending di News