Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

reses

Wilhelmus Pigai Temukan Isu Perlindungan Anak yang Terabaikan di Papua Tengah, Desak Tindakan Segera

adminbadge-check


					Wilhelmus Pigai Temukan Isu Perlindungan Anak yang Terabaikan di Papua Tengah, Desak Tindakan Segera Perbesar

MIMIKA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI  Papua Tengah, Pigai, melakukan kunjungan kerja yang mengejutkan dalam pertemuan dengan masyarakat di Mimika. Dalam resesnya, Pigai menemukan kondisi darurat terkait perlindungan anak di wilayah Papua Tengah yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

Data terbaru menunjukkan bahwa 1 dari 3 perkawinan di pedalaman Papua Tengah melibatkan anak di bawah umur, dengan 65% kasus kekerasan terhadap anak yang tidak pernah dilaporkan. Lebih memprihatinkan lagi, hanya 2 dari 8 kabupaten di Papua Tengah yang memiliki Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan itu pun masih sangat terbatas, terutama di Kabupaten Mimika.

“Banyak anak putus sekolah karena dianggap sebagai beban ekonomi. Ini pola pikir yang harus kita ubah. Anak-anak harus dipandang sebagai investasi masa depan, bukan beban,” tegas Pigai dengan semangat, Jumat (28/03/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Pigai mendengar langsung keluhan masyarakat tentang kekurangan fasilitas perlindungan anak dan pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini, Pigai mengusulkan beberapa solusi konkrit, antara lain program Sekolah Orang Tua di kampung-kampung, pembentukan posko pengaduan kekerasan anak di tiap distrik, serta pemberian beasiswa khusus bagi anak-anak korban kekerasan.

“Perlindungan anak bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga tindakan nyata di lapangan. Kita harus menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Pigai.

Reses ini juga menjadi kesempatan bagi Pigai untuk mendengarkan berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi ekonomi, layanan publik, hingga perlindungan sosial yang masih jauh dari harapan. Di berbagai distrik yang dikunjungi, masyarakat mengeluhkan sulitnya akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan.

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Ketua II DPR Papua Tengah Serap Aspirasi Warga Kampung Wami: Minta Damri, Ambulans, dan Alat Pertanian

7 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Img 20250807 wa0126

Reses Arjuna Sakir di Nabire, Serap Aspirasi dan Tegaskan Komitmen Legislasi

18 Juni 2025 - 06:33 WIB

Img 20250618 wa0088

Wilhelmus Pigai Serap Aspirasi Warga Tiga Kabupaten Papua Tengah, Soroti Masalah Kesehatan Anak hingga RSUD Provinsi

14 Juni 2025 - 08:27 WIB

Img 20250614 wa0186

Pigai Temukan Ketimpangan Akses Hak Disabilitas di Papua Tengah, Desak Perhatian Serius dari Pemerintah

27 Maret 2025 - 08:27 WIB

Whatsapp Image 2025 04 16 At 00.32.13 (1)

Wilhelmus Pigai : Modus Baru Perdagangan Orang, Ratusan Korban Terjebak

26 Maret 2025 - 08:25 WIB

Whatsapp Image 2025 04 16 At 00.32.12 (2)
Trending di reses