Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

reses

Pigai Temukan Kendala Haji di Papua Tengah: Jemaah Lansia dan Administrasi Jadi Sorotan

adminbadge-check


					Pigai Temukan Kendala Haji di Papua Tengah: Jemaah Lansia dan Administrasi Jadi Sorotan Perbesar

MIMIKA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Papua Tengah, Pigai, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Dalam pertemuan dengan masyarakat di Jl. Malaria Kontrol, Kelurahan Timika Indah, Pigai menyoroti sejumlah kendala dalam penyelenggaraan ibadah haji yang masih menjadi tantangan bagi calon jemaah asal Papua Tengah. Selasa. (25/03/2025).

Salah satu temuan penting dalam kunjungan ini adalah tingginya jumlah jemaah lansia yang memerlukan perhatian khusus. Dari total kuota haji tahun 2025 sebanyak 2.157 orang, sebanyak 324 jemaah (15%) berusia di atas 65 tahun. Selain itu, 42 calon jemaah belum memiliki paspor akibat kendala administrasi kependudukan, yang menghambat proses keberangkatan mereka.

Fasilitas kesehatan juga dinilai masih kurang memadai untuk melayani jemaah berkebutuhan khusus.

“Kami mendapati seorang calon jemaah berusia 72 tahun dari Distrik Tembagapura harus menempuh perjalanan hingga 12 jam hanya untuk pemeriksaan kesehatan dasar. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi jemaah lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik,” ungkap Pigai.

Pigai juga menerima keluhan dari masyarakat mengenai biaya perjalanan yang tinggi serta minimnya fasilitas pendukung bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Untuk mengatasi permasalahan ini, ia mengusulkan beberapa solusi, seperti penyediaan modul manasik haji dalam bahasa daerah agar lebih mudah dipahami, pengadaan layanan kesehatan keliling (mobile clinic) untuk pemeriksaan kesehatan di wilayah pedalaman, serta pembentukan posko layanan khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas.

Selain persoalan haji, Pigai juga menyoroti berbagai tantangan lain yang dihadapi masyarakat Papua Tengah, mulai dari kesulitan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, hingga administrasi kependudukan. Masyarakat di berbagai distrik yang dikunjungi mengeluhkan minimnya sarana dan prasarana yang mendukung kesejahteraan mereka.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya Pigai untuk memastikan bahwa kebijakan pemerintah pusat benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat di Papua Tengah. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan solusi nyata atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan haji dan peningkatan layanan publik di wilayah tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Ketua II DPR Papua Tengah Serap Aspirasi Warga Kampung Wami: Minta Damri, Ambulans, dan Alat Pertanian

7 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Img 20250807 wa0126

Reses Arjuna Sakir di Nabire, Serap Aspirasi dan Tegaskan Komitmen Legislasi

18 Juni 2025 - 06:33 WIB

Img 20250618 wa0088

Wilhelmus Pigai Serap Aspirasi Warga Tiga Kabupaten Papua Tengah, Soroti Masalah Kesehatan Anak hingga RSUD Provinsi

14 Juni 2025 - 08:27 WIB

Img 20250614 wa0186

Wilhelmus Pigai Temukan Isu Perlindungan Anak yang Terabaikan di Papua Tengah, Desak Tindakan Segera

28 Maret 2025 - 08:31 WIB

Whatsapp Image 2025 04 16 At 00.32.12 (3)

Pigai Temukan Ketimpangan Akses Hak Disabilitas di Papua Tengah, Desak Perhatian Serius dari Pemerintah

27 Maret 2025 - 08:27 WIB

Whatsapp Image 2025 04 16 At 00.32.13 (1)
Trending di reses