Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Demo Damai ke Dinas Pendidikan, IPMAMI Minta Proses Pemberian Beasiswa Harus Dilakukan Secara Transparan

Etty Welerbadge-check


					Demo Damai ke Dinas Pendidikan, IPMAMI Minta Proses Pemberian Beasiswa Harus Dilakukan Secara Transparan Perbesar

TIMIKA – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika (IPMAMI), melakukan aksi demo damai menuntut proses pemberian beasiswa dilakukan secara transparan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika, Propinsi Papua Tengah. Demo damai dilakukan di Kantor Disdik, Jalan Poros SP2-SP5, Kamis (9/01/2025).

Tuntutan Pelajar dan Mahasiswa Mimika ini lantaran menurut mereka sejak Bulan Juni 2024, telah memasukkan data semua nama mahasiswa Mimika yang melakukan studi di luar kota, pada staf Disdik Mimika. Namun sampai saat ini tidak ada pemberitahuan lebih lanjut terkait pemberian beasiswa tersbut.

“Kami pengajuan beasiswa pada Juli 2024, namun prosesnya terhambat, sehingga SK Bupati nomor 388 tentang pemberian beasiswa itu baru terbit. Tapi data yang diterbitkan itu tidak sesuai dengan data yang pernah kami kasih masukan,” ujar anggota IPMAMI Banianus Jawame.

Menurutnya, SK Bupati Nomor 388 yang dikeluarkan pada awal Januari dengan sebanyak 231 orang penerima beasiswa.

“Jadi data yang akurat itu yang kami masukkan, karena semua di seluruh kota studi mahasiswa itu ada di bawah IPMAMI. Mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia bukan hanya 231 orang tetapi lebih dari itu,” ujar Banianus.

Lanjutnya,”Data yang terbit kemarin hanya mencakup kurang dari 20 anak Amungme – Kamoro, rata-rata yang mendapat justru dari Papua lain. Jadi kami minta Pj Bupati dan kepala dinas bisa berikan waktu untuk kita bisa ketemu,” sambungnya.

Atas persoalan itu mereka juga menolak adanya sinkronisasi data dengan YPMAK. Dimana menurut mereka YPMAK itu pengelola dana kemitraan PTFI.

“Saya minta Pemkab lebih transparan kenapa bisa nama-nama kami tidak ada dalam pemberian beasiswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD pada Disdik Mimika, Stanislaus Layan yang menerima aspirasi dengan singkat mengatakan akan meneruskan aspirasi tersebut ke pimpinan mengingat pimpinan tidak ada di tempat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramaikan Hari UMKM Nasional & HUT RI ke-81, Ratusan Pelaku Usaha Lokal Mimika Siap Tampilkan Produk Unggulan

28 Juli 2026 - 10:56 WIB

IMG 20260728 WA0041

Puskesmas Kebo II Paniai Gelar Kelas Ibu Hamil Dan Balita Serta Bagikan Bubur 

28 Juli 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260728 WA0039

Pemkab Deiyai Perkuat Nilai Iman ASN Melalui Ibadah Oikumene Bulan Juli

28 Juli 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260728 WA0083

Tiga Pemerintah Daerah Bersinergi Bayar Lahan PLTD Deiyai Rp3 Miliar, Dukung Keandalan Pasokan Listrik

28 Juli 2026 - 10:23 WIB

IMG 20260728 WA0078

Disperindag Mimika Ancam Tutup Pangkalan Minyak Tanah yang Tolak Layani Masyarakat

28 Juli 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260728 WA0090
Trending di Headline