Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Pagar Sekolah SMPN 11 Digembok dan Dipasang Daun Kelapa Oleh Dua Lembaga Adat 

Etty Welerbadge-check


					Pagar Sekolah SMPN 11 Digembok dan Dipasang Daun Kelapa Oleh Dua Lembaga Adat  Perbesar

TIMIKA – Lembaga masyarakat adat suku Amungme dan Kamoro (Lemasa dan Lemasko) palang Sekolah SMP Negeri 11 Mimika di jalan Pendidikan Timika, Senin (16/12/2024).

Pantauan dilapangan sejumlah massa dari Lemasa dan Lemasko berada didepan SMP Negeri 11 Timika, sementara pagar sekolah digembok menggunakan rantai oleh Lemasa dan pagar sekolah tersebut dipasang daun kelapa oleh Lemasko.

Ketua Lemasa Karel Kum didampingi ketua Lemasko Sony Fredy Atiamona mengatakan, pihaknya mempertanyakan asrama yang dibangun saat pemerintahan Kabupaten Fakfak untuk anak-anak Amungme Kamoro.

“Jadi itu dulu Pemerintah Fakfak ada bangun asrama sekaligus sekolah SMP Negeri 2. Tapi sekarang asrama itu tidak ada malah jadi sekolah SMP Negeri 11. Itu yang kami pertanyakan kenapa setelah dimekarkan jadi Kabupaten Mimika, asrama itu tidak ada dan kami palang sekolah,” katanya.

Karel mengungkapkan pihaknya mempertanyakan kepada Pemda Mimika khususnya Dinas Pendidikan pasalnya Asrama tersebut pengelolaannya melibatkan lembaga adat.

“Kami pertanyakan dimana asrama dan status tanahnya karena kami lembaga adat punya kewenangan. Administrasi asrama ada dan saya orang pertama sebagai pengurus asrama tersebut,”ungkapnya.

Karel menegaskan pihaknya tidak akan membuka palang sekolah sebelum ada kejelasan dari Pemda Mimika. Oleh sebab itu pihaknya mengundang Pemda Mimika untuk menjelaskan.

“Kami tidak akan buka palang kalau tidak ada penjelasan. Sampai kapanpun kami tidak akan buka jika tidak ada kejelasan,”tegasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku

12 Maret 2026 - 15:03 WIB

IMG 20260312 WA0227

Kapolda Papua Tengah Minta Pedagang Tidak Naikkan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

12 Maret 2026 - 14:59 WIB

IMG 20260312 WA0227

Pemkab Mimika Bentuk Tim Khusus Penilaian Kinerja 133 Kepala Kampung

12 Maret 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260312 WA0165

Sikapi Gangguan Kamtibmas, Polres Mimika Tingkatkan KRYD

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

IMG 20260312 WA0024

250 Personel Gabungan Dilibatkan Dalam Operasi Ketupat Noken

12 Maret 2026 - 10:45 WIB

IMG 20260312 WA0024
Trending di Headline