Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Hari Kedua Sosialisasi: dr. Silwanus Sumule : Para Bidan dan Dokter Melakukan Langkah Pemeriksaan dan Deteksi Potensi Masalah

Etty Welerbadge-check


					Hari Kedua Sosialisasi: dr. Silwanus Sumule : Para Bidan dan Dokter Melakukan Langkah Pemeriksaan dan Deteksi Potensi Masalah Perbesar

TIMIKA – Sosialisasi Ante Natal Care (ANC) terintegrasi memasuki hari kedua dengan pemaparan 11 modul yang mana materi-materi tersebut lebih fokus pada praktek, salah satunya mengetahui posisi bayi didalam kandungan melalui USG.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), MH, Kes, mengatakan, sosialisasi dihari kedua terkait kesehatan ibu dan anak di Timika, yang mana pada hari pertama peserta menerima materi teori, dan hari ini fokus kegiatan diarahkan pada praktik langsung untuk mengetahui kondisi janin dalam kandungan.

“Kalau kemarin kita membahas teori terkait apa yang harus dilakukan dokter umum ketika menerima pasien di puskesmas, hari ini peserta langsung berlatih praktik untuk memahami kondisi janin di dalam perut,” ungkap dr. Silwanus Sumule saat ditemui di sela-sela sosialisasi ANC di Swiss Belinn Hotel, Rabu (20/11/2024).

Dalam penjelasannya, ia menyebutkan bahwa pada hari pertama, peserta dibekali teori mengenai Ante Natal Care (ANC) terintegrasi. Materi tersebut meliputi langkah-langkah penting seperti anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan khusus, dan laboratorium untuk mendeteksi potensi masalah pada ibu hamil, termasuk penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, atau infeksi lainnya.

“Hari ini, fokus kami adalah memberikan 11 modul terkait kondisi janin, yang tidak hanya disampaikan secara teori tetapi juga melalui praktik. Peserta diajarkan cara mengetahui letak atau posisi janin melalui USG, apakah kepala, bokong, atau melintang. Hal ini penting karena posisi janin menentukan metode persalinan, apakah bisa secara normal atau harus melalui operasi,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini peserta masih berada dalam tahap pembelajaran yang dibimbing oleh instruktur. Namun, pihaknya berharap di masa mendatang pelatihan dapat dilakukan secara hands-on penuh.

Menurut dr. Silwanus, antusiasme peserta sangat tinggi. Ia juga menyampaikan harapan bahwa kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Mimika, tetapi juga dapat menjangkau daerah lain seperti Puncak dan Intan Jaya. Selanjutnya, kegiatan serupa direncanakan berlangsung di Nabire pada 3–4 Desember 2024 dengan melibatkan bidan setempat.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk bidan, tetapi juga untuk perawat dan dokter, demi meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan kita,” tutup dr. Silwanus.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama di wilayah Papua Tengah, guna memastikan kualitas layanan yang optimal bagi masyarakat. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline