Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Pemkab Mimika Masuk Nominasi Dalam Ajang IGA 2024

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika Masuk Nominasi Dalam Ajang IGA 2024 Perbesar

TIMIKA – Indeks Inovasi Daerah adalah sistem yang digunakan untuk mengumpulkan seluruh Inovasi Daerah baik itu bidang Digital maupun Non Digital, yang kemudian akan dilakukan pengukuran dan penilaian terhadap masing-masing inovasi yang dikirimkan ke Kemendagri.

Oleh karena sesuai dengan pemberitahuan dari Menteri dalam Negeri (Mendagri), tahun ini Kabupaten Mimika terpilih sebagai salah satu nominator dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024.

“Selain Kabupaten Mimika yang masuk nominator, ada juga Papua lainnya yaitu Sorong, Kaimana dan Jayapura. Menurut informasi dari kementerian nominasi ini akan diumumkan pada pertengahan November di Surabaya,”kata Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling, Kamis (7/11/2024).

Disampaikan Yohana bahwa sebelumnya Pemkab Mimika mengirimkan sebanyak
62 inovasi namun hanya 29 inovasi yang dianggap sudah cukup untuk diikutkan di dalam nominator ini.

“Dari 29 inovasi tersebut ada dua inovasi yang menjadi unggulan Kabupaten Mimika yaitu inovasi kesehatan dari Puskesmas Wania dan Paten Gunung Mesir dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),” ujarnya.

Diterangkannya, untuk inovasi kesehatan dari Puskesmas Wania yakni Inovasi Kelabu Cinta. Dimana Inovasi Kelabu Cinta adalah kelas ibu hamil cegah kematian ibu dan anak berbasis digital.

“Itu yang kita ajukan sebagai inovasi unggulan karena itu juga urusan kesehatan dan sangat berhubungan tentang prioritas nasional, tentang stunting dan juga menjadi urusan wajib pelayanan dasar,” terang Yohana.

Sementara untuk inovasi unggulan kedua adalah Paten Gunung Mesir dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) ini adalah Pelayanan Adminduk Terpadu Kecamatan distrik pegunungan menuju pesisir.

“Tahap berikutnya setelah presentasi inovasi ini, akan ada tim penilai yang datang ke setiap daerah untuk melihat kebenaran dari setiap inovasi yang sudah disampaikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yohana mengungkapkan bahwa di tahun 2022 indeks inovasi Kabupaten Mimika itu masih disclaimer alias nol. Sementara di tahun 2023 indeks inovasi daerah Mimika mengalami kenaikan walaupun masih rendah yaitu 2,10 persen. Namun di tahun 2024 indeks inovasi Mimika meloncat ke angka 45,16 persen.

“Tim pusat dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri pun melihat bahwa itu merupakan lompatan yang sangat luar biasa,”ungkapnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh

17 April 2026 - 03:45 WIB

Antarafoto program media pers dan pembangunan peradaban ham 1773239523 ratio 16x9

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penyelesaian Konflik Tapal Batas Adat Kapiraya

16 April 2026 - 16:11 WIB

IMG 20260416 WA0044

Gubernur Nawipa Buka FGD RPPLH, Tekankan Pentingnya Pengelolaan SDA Bijak

16 April 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260416 WA0037

Atas Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta

16 April 2026 - 15:56 WIB

IMG 20260416 WA0022

Makna Sejati Pengabdian Dengan Hadir Langsung Menjawab Panggilan Kemanusiaan

16 April 2026 - 15:47 WIB

IMG 20260416 WA0025
Trending di Headline