Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

News

Gelar FGD, Bahas Upaya Percepatan Penurunan Stunting

Etty Welerbadge-check


					Gelar FGD, Bahas Upaya Percepatan Penurunan Stunting Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, dan Wahana Visi Indonesia (WVI) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) strategi komunikasi perubahan perilaku dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mimika.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima, yang berlokasi dijalan Hasanuddin, Rabu (30/10/2024).

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yakobus Kareth, mengatakan, stunting atau kondisi gagal tumbuh yang disebabkan kekurangan gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama dalam seribu hari pertama kehidupan yaitu dari janin hingga anak berusia dua tahun.

Anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badannya berada di bawah minus dua standar deviasi (-2sd) anak seusianya,” kata Yakobus Kareth.

Menurutnya, selama ini masyarakat belum menyadari bahwa stunting adalah suatu masalah serius, hal ini dikarenakan belum banyak yang mengetahui penyebab, dampak dan pencegahannya,, tutur yakobus.

Oleh sebab itu, kehadiran program pasti (The Partnership To Accelerate Stunting Reduction In Indonesia) Papua bersama pemerintah kabupaten berkomitmen untuk menurunkan angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024 melalui pelaksanaan stranas stunting dan rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting.

Menutup sambutannya, Yakobus berharap harus ada strategi khusus yang dibuat untuk perubahan perilaku dalam konteks lokal di kabupaten mimika.

“Untuk itu dengan adanya (FGD) yang dilakukan bisa mendapatkan pola strategi atau metode yang tepat dapat membantu memperbaiki pola hidup sehat, pola makan dan juga pola asuh terutama dalam pencegahan stunting,” harapnya. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Mimika Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

12 Maret 2026 - 10:40 WIB

IMG 20260312 WA0027

Wakil Gubernur Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026

12 Maret 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260312 WA0018

SKKP Survei Lokasi Pembangunan Dapur Makanan Bergizi Gratis di Nabire

12 Maret 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260312 WA0017

KAPP Papua Tengah Sambut Kunjungan SKKP Investasi dan UMKM di Bandara Douw Aturure Nabire

12 Maret 2026 - 10:09 WIB

IMG 20260312 WA0008

Pemkab Nabire Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

12 Maret 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260312 WA0004
Trending di Headline