TIMIKA – Dinas Sosial Kabupaten Mimika menyalurkan bantuan berupa sembako, kepada 8.940 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 18 Distrik Wilayah Kabupaten Mimika. Penyerahan sembako dilakukan secara simbolis di Kantor Distrik Mimika Baru, Kamis (3/10).
Penyaluran bantuan pada penyediaan permakanan dengan sasaran rehabilitasi sosial dasar penyandang disabilitas terlantar di luar panti, dengan lokasi semua Kabupaten atau kota, semua Distrik, semua Kelurahan dan Desa agar bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan permakanan sesuai dengan standar gizi minimal.
Penyaluran bantuan tersebut terdiri dari 6 Distrik dalam Kota dengan jumlah kelompok penerima manfaat sebanyak 3.050 Kepala Keluarga, 5 Distrik di pedalaman dengan jumlah kelompok penerima manfaat sebanyak 2.240 Kepala Keluarga, dan 7 Distrik Pesisir dengan jumlah kelompok penerima manfaat sebanyak 3.650 Kepala Keluarga.
“Jumlah Keseluruhan penerimaan manfaat Penyediaan permakanan untuk 18 Distrik adalah 8.940 Kepala Keluarga,” kata Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Mimika Paulus Saile.
Sementara itu, Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito mengatakan, penyaluran bantuan penyediaan permakanan bagi keluarga penerima manfaat di 18 Distrik di Mimika merupakan program dari Dinas Sosial.
“Jadi saluran bantuan ini menggunakan dana Otsus, kalau didalam dana Otsus itu kita sudah bagi dua yang ada jumlah 2,5 itu, jadi kalau dibagi 2 berarti 1,25. Ada kode bank khususnya tahun ini yang kita buka khusus untuk Dinas Sosial tahun ini untuk kegiatan penyediaan permakanan kita lakukan saat ini,” kata Valentinus.
Ia menjelaskan, agar penyalurannya tepat sasaran, bantuan akan diserahkan kepada masing-masing Kepala Distrik, yang kemudian akan dibawa ke Distrik untuk disalurkan kepada keluarga penerima manfaat sesuai dengan data yang ada.
“Karena yang lalu anggaran itu tidak bisa langsung, tapi sekarang kita sudah bisa langsung per Distrik, jadi saya ingatkan pastikan data bapak ibu kepala distrik, kepala kampung dan kepala kelurahan itu tepat sasaran. Jangan sampai nanti ada kalimat dari masyarakat bahwa kita tidak pernah terima bantuan atau dukungan pemerintah terkait penyaluran permakanan,” kata Valentinus.
Pihak Pemkab Mimika telah berupaya untuk menyentuh langsung dengan masyarakat melalui program-program baik yang ada di Dinas maupun di distrik.
“Ini amanah, jadi tugas kita menyampaikan amanah tersebut, kalau saya bupati tidak menyentuhnya sedikitpun, bapak ibu jangan coba-coba menyentuh. Karena saya akan mengikuti dengan penolakan. Saya tidak menyerahkan begitu saja tetapi saya mau memastikan bahwa masyarakat kita keseluruhan bisa merasakannya,” tegasnya. (Red)






