Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Bupati Johannes Rettob Akui Puskesmas Alama Ditutup Pasca Penembakan Pilot Glen Malcolm ConninG

Etty Welerbadge-check


					Bupati Johannes Rettob Akui Puskesmas Alama Ditutup Pasca Penembakan Pilot Glen Malcolm ConninG Perbesar

TIMIKA – Pasca terjadinya penembakan terhadap Pilot Glen Malcolm ConninG oleh KKB di Distrik Alama, menyebabkan aktifitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Alama ditutup. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob melalui pesan suara pada Rabu (07/8).

John Rettob menjelaskan terkait petugas Nakes di wilayah pedalaman, selama ini memang melakukan pergantian sift petugas nakes karena terbentur oleh beberapa fasilitas, sehingga petugas tidak bisa tinggal disana selama berbulan-bulan. Normalnya petugas di satu tempat harus tinggal ditempat tugas. Tetapi karena situasi dan kondisi yang buat Dinkes mengambil pola sift. Sift ini tidak saja di Alama tetapi terjadi di beberapa Puskesmas  yang ada di pedalaman.

Pasca kejadian meninggalnya Pilot Glen, maka sementara ini pelayanan di Puskesmas Alama terbatas dengan tenaga Nakes disana dan keamanan. Sehingga Puskesmas sementara ditutup. Kami akan menyampaikan kemudian, apakah pelayanan kesehatan disana akan terus seperti ini? Tapi kami masih tunggu informasi dari pihak keamanan,” katanya.

John Rettob menambahkan, masyarakat sangat memberikan dukungan terhadap pelayanan ini dan masyarakat sangat mengharapkan pelayanan kesehatan berjalan baik. Masyarakat sangat prihatin dengan adanya petugas kesehatan.

Sekarang yang sedang dan sudah kami lakukan adalah mengamankan semua, evakuasi semua petugas dan 2 tenaga guru di Timika. Saya harap semua masyarakat tenang. Situasi keamanan kondusif tapi akan dilakukan koordinasi terkait keamanan, pelayanan kesehatan, pemerintahan, pemberdayaan ekonomi dan lainya. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Katolik Komcab Paniai Gelar Diskusi dan Konsolidasi Menuju Rakercab I

10 Maret 2026 - 15:00 WIB

IMG 20260310 WA0258

Loka POM Intensifkan Pengawasan Pangan di Mimika Jelang Idulfitri

10 Maret 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260310 WA0091

Modal Kemenangan Telak, Persipani Paniai Siap Hadang Juara Bertahan

10 Maret 2026 - 14:30 WIB

IMG 20260310 WA0262

Wagub Papua Tengah Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” 2026 di Nabire

10 Maret 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260310 WA0082

Pemda Dogiyai Bentuk Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya, Dua Pesawat Dikirim Verifikasi Batas Adat

10 Maret 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260310 WA0228
Trending di Headline