TIMIKA – Pasca terjadinya penembakan terhadap Pilot Glen Malcolm ConninG oleh KKB di Distrik Alama, menyebabkan aktifitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Alama ditutup. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob melalui pesan suara pada Rabu (07/8).
John Rettob menjelaskan terkait petugas Nakes di wilayah pedalaman, selama ini memang melakukan pergantian sift petugas nakes karena terbentur oleh beberapa fasilitas, sehingga petugas tidak bisa tinggal disana selama berbulan-bulan. Normalnya petugas di satu tempat harus tinggal ditempat tugas. Tetapi karena situasi dan kondisi yang buat Dinkes mengambil pola sift. Sift ini tidak saja di Alama tetapi terjadi di beberapa Puskesmas yang ada di pedalaman.
“Pasca kejadian meninggalnya Pilot Glen, maka sementara ini pelayanan di Puskesmas Alama terbatas dengan tenaga Nakes disana dan keamanan. Sehingga Puskesmas sementara ditutup. Kami akan menyampaikan kemudian, apakah pelayanan kesehatan disana akan terus seperti ini? Tapi kami masih tunggu informasi dari pihak keamanan,” katanya.
John Rettob menambahkan, masyarakat sangat memberikan dukungan terhadap pelayanan ini dan masyarakat sangat mengharapkan pelayanan kesehatan berjalan baik. Masyarakat sangat prihatin dengan adanya petugas kesehatan.
“Sekarang yang sedang dan sudah kami lakukan adalah mengamankan semua, evakuasi semua petugas dan 2 tenaga guru di Timika. Saya harap semua masyarakat tenang. Situasi keamanan kondusif tapi akan dilakukan koordinasi terkait keamanan, pelayanan kesehatan, pemerintahan, pemberdayaan ekonomi dan lainya. (EWR)






