TIMIKA – Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika gelar Marathon Race Porseni 2024, bagi pelajar tingkat SMP, SMA dan SMK di Timika. Ribuan pelajar dari berbagai sekolah mengikuti lomba yang dilakukan setiap tahun oleh Disparbudpora guna mencari bakat anak usia dini. Marathon Race Porseni 2024 mengambil start dan finish di depan pintu masuk gedung Eme Neme Yauware, Kamis (01/08).
Kepala Disparbudpora Mimika, Yopi Toisuta mengatakan kegiatan ini diselenggarakan setiap tahun. Ada beberapa cabang yang direncanakan setiap tahun seperti kemarin lomba Dayung, Marathon, dan tahun depan direncanakan atletik yang 100 meter, Volley, Futsal dan Badminton. Ini semua program tahunan. Kegiatan ini disesuaikan dengan anggaran. Anggaran menentukan berapa hari penyelenggaraan. Kalau marathon sehari, sementara yang sifatnya bertanding paling lama satu minggu tergantung jumlah peserta. Peserta marathon diikuti hampir semua sekolah yang berada di dalam kota Timika.
“Saya harap dengan penyelenggaran cabang olahraga, ada dukungan dan keterlibatan setiap sekolah. Supaya bagaimana guru-guru olahraga tiap sekolah bisa mencari bakat-bakat yang ada didalam sekolah tersebut. Dengan mereka menumbuhkan bakat otomatis anak-anak punya peluang masuk di kegiatan Pelatnas atau PPLPD yang dilihat,” kata Yopi.
Yopi menambahkan Hasil porseni kalau dilihat kegiatan olahraga diharapkan supaya setiap organisasi cabor bisa melihat potensi anak usia dini di Mimika. Mereka bisa memilih untuk dilatih jadi atlit mewakili Kabupaten Mimika dikemudian hari. Jangan bikin kejuaraan langsung habis tapi bagaimana bisa dapat potensi artinya tiap cabor melihat potensi ini.
Disparbudpora menyediakan hadiah medali untuk 8 peserta yang menjuarai setiap kategorinya, piala beserta uang pembinaan untuk yang meraih juara I sampai juara V.
Adapun Juara 1 mendapat uang pembinaan sebesar Rp 15 juta, Juara 2 sebesar Rp 10 juta, Juara 3 Rp 7 juta, Juara 4 sebesar Rp 5 juta dan juara 5 sebesar Rp 2,5 juta.
Pada nomor Marathon 5 KM tingkat SMP kategori putri, Juara I sekaligus pelari tercepat diraih oleh Amsal Meilan Wamsiwor dari SMP Ebenhaezer dengan durasi waktu lari 25.00.
Sementara kategori putra Juara I diraih oleh Allosius Mandacan dari SMP Negeri 2 Mimika dengan durasi waktu lari 20.06.
Sementara untuk Marathon 10 kilometer tingkat SMA/SMK, Juara I kategori putri diraih oleh Jacquenline J.F.P dari SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan Mimika, durasi lari 50.13.
Kategori Putra Juara I yaitu Johanes Baransano dari SMKS Yosua Mimika, durasi lari 36.46.
Yopi Toisuta menambahkan Tugas dan tanggung jawab Disparbudpora adalah pembinaan usia dini. Bicara pembinaan usia dini harus punya program jangka panjang yaitu dengan sistem pembinaan dan bentuk pola asrama. Karena itu Kabupaten Mimika pada khususnya dan Papua Tengah pada umumnya harus punya pusat pendidikan olahraga. (EWR)









