TIMIKA – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika, akhirnya mengumumkan hasil lomba film pendek untuk kategori pemuda. Dimana Pendaftaran telah dilaksanakan 25 April sampai 24 Mei 2024.
Dari 25 peserta yang mendaftar hingga batas akhir 11 Juni pukul 12.00 WIT , 14 masuk nominasi dan 11 peserta dinyatakan gugur. Penilaian dilakuan tanggal 2 Juni 2024.
Adapun Dewan Juri berasal dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Tri Winarno, Ak. M.M. CA, merupakan Asisten Deputi Potensi Kemandirian, Perencana Ahli Madya, serta Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Mimika Mohammad Faisal, S.E dan dari Disparbudpora Alberthin Timang,SE.
Setelah dilakukan penilaian oleh Juri, diumumkan pemenang untuk pembuatan film pendek kategori pemuda yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanudin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (13/6).
Juara 1 lomba diraih Janeth Patricia Kambu, mendapatkan hadiah Rp. 10.000.000,- dengan mendapatkan poin sebanyak 739 poin. Peringkat kedua Migandri Kapiyau mendapatkan Rp. 9.000.000 dengan jumlah poin 708 poin dan Juara 3 diraih Christian Lengitubun Rp. 800.000 dengan jumlah poin 705.
Sementara juara Harapan 1 diraih Gabriela Bowaire, mendapatkan 698 poin dan menerima hadiah sebesar Rp 7.000.0000, Juara Harapan 2 diraih oleh Daniel Songbes dengan 695 poin dan menerima hadiah sebesar Rp. 6.000.0000. Juara Harapan 3 diraih Muhammad Kairudin yang mendapat 683 poin dan menerima hadiah sebesar Rp 5.000.0000.
Adapun tema lomba film Pendek tersebut pertama potensi wisata baru di Mimika, kedua cerita tentang budaya masyarakat Kabupaten Mimika, ketiga potensi olahraga kaum milenial di Mimika dan keempat keativitas pemuda dalam mengembangkan hobi atau kegiatan yang postif.
Winarno menjelaskan, lomba film pendek ini memiliki standarisasi, karena bersifat kompetisi. Dan berharap, kedepan peserta lomba ini bisa ikut di lomba tingkat nasional.
“Walaupun film pendek, ada tahapan-tahapan yang harus dibuat, ada 5 yaitu dari tahapan Development, tahapan Pra Produksi, tahapan Produksi, tahapan Pasca produksi, sampai dengan tahapan distribusi, bahwa film itu layak untuk tayang di Media Sosial,” Ucap Winarno
Winarno pun menjelaskan pada saat film-film pendek diputar, Film pendek yang mendapatkan juara 1 memiliki Story Telling yang paling baik.
Bupati Mimika dalam sambutannya yang disampaikan Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Anace Hombore, S.E., M.Si mengatakan cerita atau budaya masyarakat Mimika dan potensi olahraga kaum muda dan kreatifitas pemuda dalam mengembangkan hobi atau kegiatan yang positif di kabupaten mimika, sebagai suatu langkah pengembangan sekaligus promosi potensi wisata, budaya dan olahraga yang ada di Kabupaten Mimika yang juga bertujuan untuk membangkitkan semangat kreatifitas generasi muda.
Dipilihnya pembuatan lomba film pendek karena film merupakan sebuah koleksi yang dapat dipublikasikan secara visual dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun. Dengan adanya lomba ini, Ia mengajak pemuda untuk menghasilkan karya yang kreatif, inovatif dan berguna bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi keikutsertaan para pemuda-pemudi yang pada lomba ini, dan mengharapkan generasi muda untuk terus menghasilkan karya kreatifitasnya. Bagi yang kalah, ia mengajak untuk tidak berkecil hati atas kekalahan dan ia juga berharap dari kekalahan itu bisa menjadi motivasi serta acuan untuk dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi.
Ia pun berterima kasih kepada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, selaku penyelenggara lomba.
“Ini sangat membantu generasi muda kabupaten Mimika dalam mengembangkan potensi, minat dan bakat di bidang Videografi dan Perfilman,” ucap Anace. (Zen)






