Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

News

Aksi Penghijauan di Grasberg Awali Rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 di Kabupaten Mimika

adminbadge-check


					Aksi Penghijauan di Grasberg Awali Rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 di Kabupaten Mimika Perbesar

TIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika,

melakukan aksi penghijauan di kawasan Grasberg, yang berada di ketinggian 4.300 meter di atas permukaan laut, Distrik Tembagapura, Rabu (15/5).

Kegiatan ini mengawali rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

“Aksi penghijauan ini bagian dari program reklamasi yang dilakukan PTFI, komitmen kami dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup, baik selama masa operasi dan juga pascatambang terbuka

Grasberg,” kata Kepala Teknik Tambang (KTT) PTFI Carl Tauran.

Sebanyak 200 orang mengikuti penghijauan di area Grasberg terdiri dari perwakilan karyawan

PTFI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, perwakilan tokoh agama Tembagapura

dan komunitas istri karyawan. Di kawasan seluas 1 hektar, telah ditanam sebanyak 400 bibit tumbuhan endemik ekosistem alpine Pegunungan Tengah Papua seperti Coprosma brassii,

Olearia sp., Rhododendron sp., Tasmania piperita., Cyatea sp., Papuacalia sp.

Carl mengatakan program Penghijauan Grasberg merupakan bagian dari program reklamasi

batuan penutup PTFI yang menjadi bagian dari Rencana Reklamasi 5 Tahun sejak tahun 1999.

 

“Ini bagian dari komitmen kami dalam pengelolaan dampak lingkungan dari kegiatan

penambangan terbuka Grasberg yang telah diakhiri pada tahun 2020. Hingga akhir tahun 2023, total area timbunan batuan penutup Grasberg yang telah direklamasi seluas 507 hektar,” katanya.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Frans Kambu mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PTFI.

 

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat adanya komunikasi yang baik antara

PTFI dengan Pemerintah Kabupaten Mimika. Penanaman ini adalah langkah yang efektif dalam menekan dampak perubahan iklim. Upaya yang kita lakukan hari ini berkontribusi dalam penurunan emisi. Saya harap, kepedulian kita tak hanya berhenti di sini,” kata Frans.

Lebih lanjut, Kadis DLH Mimika berharap kegiatan penghijauan yang dilaksanakan PTFI dapat

menginspirasi instansi lain dan masyarakat di wilayah Kabupaten Mimika dalam melestarikan lingkungan.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 mengambil tema Land Restoration, Desertification and

Drought Resilience (“Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan”).

Setelah penghijauan Grasberg, peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 akan dilanjutkan dengan

kompetisi, talkshow, sharing session, pelepasliaran satwa endemik Papua, dan lain-lain.

 

Acara puncak Hari Lingkungan Hidup PTFI 2024 direncanakan akan dilaksanakan pada 10-12 Juli

mendatang di Gedung Eme Neme Yauware Timika, melalui penyelenggaraan Expo Lingkungan.

Adapun upaya pengelolaan dampak lingkungan PTFI melalui kegiatan reklamasi juga dilakukan

di kawasan pengendapan tailing, dimana sampai saat ini kawasan pengendapan tailing seluas

762 hektar telah direklamasi dan 930 hektar kawasan di muara Sungai Ajkwa telah ditanami dengan spesies mangrove.

Tanggung jawab PTFI dalam pemulihan lahan tidak hanya dilakukan di wilayah Ijin Usaha

Pertambangan Khusus (IUPK) saja tetapi juga membantu pemerintah dengan melakukan

rehabilitasi Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung di wilayah Jayapura. Kawasan seluas 2.338

hektar telah ditanami dengan bibit tanaman hutan dan buah-buahan dari total 4.232 hektar sampai 2025.

“Kami berharap melalui berbagai program lingkungan tersebut dapat menciptakan ekosistem

yang baik bagi lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Carl. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh

17 April 2026 - 03:45 WIB

Antarafoto program media pers dan pembangunan peradaban ham 1773239523 ratio 16x9

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penyelesaian Konflik Tapal Batas Adat Kapiraya

16 April 2026 - 16:11 WIB

IMG 20260416 WA0044

Gubernur Nawipa Buka FGD RPPLH, Tekankan Pentingnya Pengelolaan SDA Bijak

16 April 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260416 WA0037

Atas Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta

16 April 2026 - 15:56 WIB

IMG 20260416 WA0022

Makna Sejati Pengabdian Dengan Hadir Langsung Menjawab Panggilan Kemanusiaan

16 April 2026 - 15:47 WIB

IMG 20260416 WA0025
Trending di Headline