Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Wagub Papua Tengah Ajak Bupati Se-Papua Tengah Perkuat Program Gizi Nasional

Etty Welerbadge-check


					Wagub Papua Tengah Ajak Bupati Se-Papua Tengah Perkuat Program Gizi Nasional Perbesar

NABIRE — Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh bupati di wilayahnya untuk berkomitmen penuh dalam memperkuat program penanganan gizi. Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia, Dr. Ir. Dadan Hindayana, yang berlangsung kantor gubernur lama yang berlokasi jalan merdeka Nabire Papua Tengah. Senin, (11/8/2025)

Dalam sambutannya, Wagub Deinas Geley menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Kepala BGN RI beserta rombongan. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, dan memperkuat kolaborasi dalam mengatasi tantangan gizi di Papua Tengah.

“Masalah gizi masih menjadi tantangan besar di Papua Tengah. Karena itu, rapat koordinasi ini sangat krusial untuk menyatukan langkah kita semua,” ujar Deinas.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, telah mengambil sejumlah langkah strategis mendukung program prioritas Presiden di bidang gizi, di antaranya menunjuk pejabat eselon II khusus untuk menangani program tersebut, membentuk Kelompok Kerja Makan Bergizi Gratis (MBG), melakukan koordinasi intensif untuk penambahan titik Dapur Sehat, menyiapkan alokasi anggaran, serta memetakan lokasi sekolah sebagai dasar penetapan Dapur Sehat.

Wagub juga memaparkan perkembangan program MBG di berbagai kabupaten, yang menurutnya masih bervariasi. Di Kabupaten Mimika, kelayakan program sudah mencapai 98%, namun Dinas Pendidikan setempat belum melakukan pemetaan penerima manfaat.

Di Nabire, SPPG sudah tersedia, tetapi belum ada mitra yang lolos verifikasi. Sementara di Intan Jaya, Paniai, dan Dogiyai, baik SPPG maupun mitra belum tersedia, sehingga belum ada kemajuan program.

Selain itu, di Puncak, program MBG sempat berjalan dua hari tetapi terhenti akibat penolakan dari pihak sekolah. Di Deiyai, meskipun SPPG ada, belum ada mitra yang mengajukan permohonan dapur. Sedangkan di Puncak Jaya, pelaksanaan belum berjalan karena faktor keamanan.

Mengakhiri sambutannya, Deinas menegaskan bahwa penanganan gizi tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak.

“Kita harus optimalkan anggaran, libatkan masyarakat, dan dorong inovasi lokal untuk menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para bupati se-Papua Tengah, Kepala Regional BGN Papua Tengah beserta jajaran, serta para tamu undangan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3AP2KB Mimika Sosialisasikan Pemenuhan Hak Anak, Bentuk Forum Anak 2026

3 Juni 2026 - 14:43 WIB

IMG 20260603 WA0031

Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, PPK Se-Mimika Dibekali Pemahaman TKDN Berdasarkan Aturan Baru

3 Juni 2026 - 14:38 WIB

IMG 20260603 WA0033

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Gelar OJT Kusta, Filariasis, dan Hepatitis di Paniai

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

IMG 20260603 WA0023

Babak Baru Kasus Sopi Dek 4 KM Leuser, Berkas Tersangka A.T.K Kini di Tangan Kejari Mimika

3 Juni 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260603 WA0029

Warna-Warni Bendera Piala Dunia Hiasi Jalanan, Omzet Pedagang Siap Meroket

3 Juni 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260603 WA0028
Trending di News