Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Wagub Papua Tengah Ajak Bupati Se-Papua Tengah Perkuat Program Gizi Nasional

Etty Welerbadge-check


					Wagub Papua Tengah Ajak Bupati Se-Papua Tengah Perkuat Program Gizi Nasional Perbesar

NABIRE — Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh bupati di wilayahnya untuk berkomitmen penuh dalam memperkuat program penanganan gizi. Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia, Dr. Ir. Dadan Hindayana, yang berlangsung kantor gubernur lama yang berlokasi jalan merdeka Nabire Papua Tengah. Senin, (11/8/2025)

Dalam sambutannya, Wagub Deinas Geley menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Kepala BGN RI beserta rombongan. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, dan memperkuat kolaborasi dalam mengatasi tantangan gizi di Papua Tengah.

“Masalah gizi masih menjadi tantangan besar di Papua Tengah. Karena itu, rapat koordinasi ini sangat krusial untuk menyatukan langkah kita semua,” ujar Deinas.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, telah mengambil sejumlah langkah strategis mendukung program prioritas Presiden di bidang gizi, di antaranya menunjuk pejabat eselon II khusus untuk menangani program tersebut, membentuk Kelompok Kerja Makan Bergizi Gratis (MBG), melakukan koordinasi intensif untuk penambahan titik Dapur Sehat, menyiapkan alokasi anggaran, serta memetakan lokasi sekolah sebagai dasar penetapan Dapur Sehat.

Wagub juga memaparkan perkembangan program MBG di berbagai kabupaten, yang menurutnya masih bervariasi. Di Kabupaten Mimika, kelayakan program sudah mencapai 98%, namun Dinas Pendidikan setempat belum melakukan pemetaan penerima manfaat.

Di Nabire, SPPG sudah tersedia, tetapi belum ada mitra yang lolos verifikasi. Sementara di Intan Jaya, Paniai, dan Dogiyai, baik SPPG maupun mitra belum tersedia, sehingga belum ada kemajuan program.

Selain itu, di Puncak, program MBG sempat berjalan dua hari tetapi terhenti akibat penolakan dari pihak sekolah. Di Deiyai, meskipun SPPG ada, belum ada mitra yang mengajukan permohonan dapur. Sedangkan di Puncak Jaya, pelaksanaan belum berjalan karena faktor keamanan.

Mengakhiri sambutannya, Deinas menegaskan bahwa penanganan gizi tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak.

“Kita harus optimalkan anggaran, libatkan masyarakat, dan dorong inovasi lokal untuk menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para bupati se-Papua Tengah, Kepala Regional BGN Papua Tengah beserta jajaran, serta para tamu undangan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline