JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dapil Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI. Dalam kesempatan ini, beliau bertemu dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah RI, Kepala Biro Perencanaan Kementerian, Vivi Adriani dan beberapa Pejabat dilingkup Kementerian. Pertemuan ini membahas berbagai agenda penting terkait pengembangan pendidikan di Papua Tengah. Kamis, (09/01/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Wilhelmus Pigai menyoroti program 100 hari kerja Presiden Prabowo-Gibran, salah satu program prioritasnya, yakni penguatan pendidikan, sains, dan teknologi, serta digitalisasi. Program ini selaras dengan target yang dicanangkan oleh Menteri Dikdasmen, Prof. Abdul Mu’ti, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah serta bersinergi antarkementerian dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia.

Suasana Pertemuan dengan Kementerian Dikdasmen RI
Selain itu, audiensi juga membahas salah satu dari delapan Program Terbaik Cepat, yakni pembangunan sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten serta renovasi sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Senator Wilhelmus Pigai secara khusus menyerahkan dokumen berisi masukan tertulis yang ke Dikdasmen RI
Senator Wilhelmus Pigai secara khusus menyerahkan dokumen berisi masukan tertulis yang ke Dikdasmen RI. Dokumen tersebut memuat harapan agar pemerintah melalui Kementerian Dikdasmen dapat membantu merealisasikan rehabilitasi gedung sekolah di Provinsi Papua Tengah, yakni: SMKN 2 Nabire, SMAN Meepago Nabire, SMA YPPK Tiga Raja Timika dan SD YPPK Santo Petrus Nabire
Selain itu, beliau juga mengajukan dua permohonan utama:
- Penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa di Provinsi Papua Tengah guna mendukung pendidikan bagi keluarga prasejahtera.
- • Pengangkatan guru honorer di Papua Tengah, terutama dari Orang Asli Papua, yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut, termasuk di daerah terpencil.
Pertemuan ini menunjukkan sinergi antara DPD RI dan Kementerian Dikdasmen dalam menyerap aspirasi masyarakat. Diharapkan, usulan yang disampaikan dapat menjadi langkah awal dalam merealisasikan pendidikan berkualitas dan merata di Papua Tengah, sesuai dengan visi pemerintahan Kabinet Merah Putih.






