Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

HUT ke-18 Kabupaten Puncak, Pj Sekda Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah dan Jaga Keamanan

Etty Welerbadge-check


					HUT ke-18 Kabupaten Puncak, Pj Sekda Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah dan Jaga Keamanan Perbesar

ILAGA – Pemerintah Kabupaten Puncak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 dengan menggelar ibadah syukur di Aula Negelar, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (22/6/2026).

Ibadah syukur dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, yang mewakili Bupati Puncak, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Panitia HUT Yanius Murib, para kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat.

Perayaan HUT ke-18 Kabupaten Puncak juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai simbol kebersamaan, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.

IMG 20260622 WA0161

Dalam sambutannya, Nenu Tabuni mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-18 sebagai momentum refleksi sekaligus memperkuat komitmen membangun Kabupaten Puncak yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Ia mengatakan tema HUT tahun ini, “Syukur Bertambah 18 Tahun Berarti Bertambah Mengandalkan Tuhan”, yang diambil dari Kitab Mazmur, harus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Perayaan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat tekad untuk terus memajukan Kabupaten Puncak,” ujar Nenu.

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Puncak resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2008. Sejak berdiri, daerah tersebut telah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis yang sulit, keterbatasan infrastruktur, hingga persoalan sosial dan keamanan.

Meski demikian, menurutnya, berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Puncak terus berkembang dari tahun ke tahun.

Nenu juga menyampaikan penghormatan kepada para tokoh pendiri daerah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, serta TNI-Polri yang telah berkontribusi membangun fondasi Kabupaten Puncak.

Di bawah kepemimpinan Bupati Elvis Tabuni dan Wakil Bupati Naftali Akawal periode 2025–2030, pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari penataan birokrasi melalui pelantikan kepala distrik dan kepala kampung hingga penguatan sektor pendidikan melalui Program Puncak Cerdas serta peningkatan layanan kesehatan.

Meski berbagai capaian telah diraih, Nenu mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi, dan stabilitas keamanan masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Ia mengajak pemerintah, DPRK, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Puncak.

“Keamanan dan ketertiban merupakan syarat utama pembangunan. Mari kita jaga persatuan dan jangan jadikan perbedaan suku maupun marga sebagai penghalang,” katanya.

Kepada generasi muda, Nenu berpesan agar terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan karena mereka merupakan aset terbesar Kabupaten Puncak.

Ia juga menyoroti tantangan besar pembangunan yang disebabkan minimnya akses jalan darat. Hingga kini, mobilitas antar distrik masih bergantung pada transportasi udara karena belum seluruh wilayah memiliki akses jalan maupun bandara.

“Saat ini bandara hanya tersedia di beberapa distrik seperti Ilaga, Sinak, Agandugume, Dervos, dan Beoga. Kondisi ini membuat pelayanan publik dan distribusi logistik menjadi sangat mahal,” ujarnya.

Menurut Nenu, tingginya biaya transportasi menyebabkan harga bahan bangunan ikut melonjak. Harga semen, misalnya, dapat mencapai Rp2,5 juta hingga Rp2,8 juta per sak sehingga menjadi kendala dalam percepatan pembangunan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Puncak terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membuka akses jalan darat menuju distrik-distrik.

Program jangka panjang yang sedang diperjuangkan adalah pembangunan jalan darat hingga Distrik Jila yang berbatasan dengan Kabupaten Mimika. Kehadiran jalan tersebut diharapkan mampu menekan biaya logistik sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di bidang keamanan, Nenu kembali mengajak seluruh masyarakat bersama aparat TNI-Polri menjaga situasi tetap kondusif, menghindari konflik bersenjata, serta tidak mudah terpengaruh informasi bohong atau hoaks.

Sementara di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Puncak terus memberikan beasiswa melalui Program Puncak Cerdas. Program tersebut dijalankan bekerja sama dengan Yayasan Binterbusih Semarang, Yayasan Maga Edukasi Papua, dan Poltekkes Jayapura untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, Nenu menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, kehadiran ASN di setiap organisasi perangkat daerah sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

“Masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah. Karena itu ASN, aparat keamanan, gereja, dan seluruh masyarakat harus bersatu membangun Kabupaten Puncak yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Puncak merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Puncak Jaya yang diresmikan pada 21 Juni 2008 oleh Menteri Dalam Negeri saat itu, H. Mardiyanto, di Lapangan Pendidikan Wamena. (Cr1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema 

19 Juli 2026 - 08:31 WIB

IMG 20260717 WA0001

SMP Negeri 1 Tigi Timur Deiyai: Sukses Gelar MPLS 2026

19 Juli 2026 - 08:19 WIB

IMG 20260719 WA0022

Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Seimbangkan Prestasi Olahraga dan Pendidikan

19 Juli 2026 - 08:16 WIB

IMG 20260719 WA0007

Kokonao Jadi Tujuan Perdana Kapolres Mimika, Komitmen Hadir Hingga Wilayah Terpencil

19 Juli 2026 - 08:08 WIB

IMG 20260719 WA0004

Pertamina Tambah Pasokan Pertalite di Mimika untuk Perlancar Distribusi ke Masyarakat

19 Juli 2026 - 07:53 WIB

IMG 20260719 WA0094
Trending di Headline