Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

Lepas Tim Sensus Ekonomi 2026, Mesak Pakage Mengajak Masyarakat Dukung Pendataan Usaha

Etty Welerbadge-check


					Lepas Tim Sensus Ekonomi 2026, Mesak Pakage Mengajak Masyarakat Dukung Pendataan Usaha Perbesar

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi melepas tim pelaksana Sensus Ekonomi 2026 yang akan melakukan pendataan usaha di wilayah Kabupaten Deiyai.

Pelepasan dilakukan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Deiyai Bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Mesak Pakage, SE, dengan mengalungkan tanda pengenal kepada perwakilan petugas sensus, Senin (22/6/2026).

IMG 20260622 WA0117

Dalam sambutan Bupati Deiyai Melkianus Mote, ST yang dibacakan Mesak Pakage, ditegaskan bahwa sensus ekonomi merupakan upaya negara untuk mengenali, melayani, dan menghormati seluruh pelaku usaha di Kabupaten Deiyai.

“Sensus Ekonomi dilaksanakan satu kali dalam sepuluh tahun sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Tahun 2026 ini merupakan penyelenggaraan sensus ekonomi yang kelima,” kata Pakage.

Menurutnya, pendataan akan mencakup seluruh jenis usaha, mulai dari usaha besar, menengah, hingga usaha mikro, termasuk usaha yang dijalankan masyarakat di kampung-kampung. Pendataan tidak mencakup administrasi pemerintahan dan kegiatan rumah tangga yang tidak menghasilkan barang atau jasa untuk diperdagangkan.

Pakage menjelaskan bahwa sensus ekonomi menjadi sangat penting karena dalam satu dekade terakhir telah terjadi perubahan besar dalam aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk penggunaan pembayaran digital, perdagangan daring, hingga munculnya profesi baru seperti ojek online, kurir, pekerja lepas, dan konten kreator.

“Perubahan ini harus dicatat dengan baik agar menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.

IMG 20260622 WA0113

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi yang memanfaatkan teknologi modern seperti geo-tagging lokasi usaha dan sistem digital lainnya guna meningkatkan akurasi data.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk menerima dan membantu petugas sensus yang akan datang ke rumah maupun tempat usaha. Data yang diberikan akan menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Pakage menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya mencatat nama dan lokasi usaha, tetapi juga informasi mengenai jumlah tenaga kerja, penggunaan internet, kegiatan ekonomi kreatif, kepedulian lingkungan, kepemilikan sertifikat halal dan izin edar, hingga pendapatan, pengeluaran, serta aset usaha.

“Data inilah yang akan menjadi peta jalan pembangunan ekonomi Kabupaten Deiyai selama sepuluh tahun ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Deiyai, Nurlia, mengatakan bahwa sensus ekonomi bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur perekonomian masyarakat.

“Kami akan mendata seluruh jenis usaha yang ada di Kabupaten Deiyai, termasuk usaha kecil milik masyarakat seperti para mama pengrajin noken,” katanya.

Nurlia menjelaskan, BPS Deiyai menurunkan 81 petugas lapangan yang terdiri dari 67 pencacah, 11 pengawas, dan 2 petugas khusus untuk pendataan usaha besar.

 

Pada tahap awal, pendataan akan difokuskan di Distrik Tigi, Tigi Timur, dan Tigi Barat. Sementara untuk Distrik Kapiraya dan Bouwobado, BPS masih menyiapkan strategi khusus terkait akses transportasi dan dukungan lapangan.

“Kami berharap seluruh kepala kampung dan masyarakat dapat menerima serta membantu petugas selama proses pendataan berlangsung,” ujarnya.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan dipublikasikan secara resmi pada akhir tahun 2026 dan menjadi salah satu dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema 

19 Juli 2026 - 08:31 WIB

IMG 20260717 WA0001

SMP Negeri 1 Tigi Timur Deiyai: Sukses Gelar MPLS 2026

19 Juli 2026 - 08:19 WIB

IMG 20260719 WA0022

Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Seimbangkan Prestasi Olahraga dan Pendidikan

19 Juli 2026 - 08:16 WIB

IMG 20260719 WA0007

Kokonao Jadi Tujuan Perdana Kapolres Mimika, Komitmen Hadir Hingga Wilayah Terpencil

19 Juli 2026 - 08:08 WIB

IMG 20260719 WA0004

Pertamina Tambah Pasokan Pertalite di Mimika untuk Perlancar Distribusi ke Masyarakat

19 Juli 2026 - 07:53 WIB

IMG 20260719 WA0094
Trending di Headline