TIMIKA – Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Mimika 2024, Nomor urut 3, Alexander Omaleng dan Yusuf Rombe Pasarian (AIYE), target saat memimpin Kabupaten Mimika lima tahun kedepan, akan menurunkan angka stunting dan eliminasi malaria 2030 mendatang.
Debat publik kedua Cabup dan Cawabup Kabupaten Mimika 2024 yang berlangsung Selasa (19/11/2024) di Gor Futsal Timika, Papua Tengah, Pasangan AIYE memaparkan Visi Misi 5 tahun kedepan.
Visi Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati di debat kedua berkaitan dengan tema penyelesaian persoalan daerah melalui sinergitas pembangunan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat, juga penguatan nasionalisme dalam rangka memperkokoh NKRI.
Cabub nomor urut 3, Alexsander Omaleng lebih dulu menyampaikan bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah pusat dan daerah adalah bagian dari sistem pemerintahan Nasional. Karena itu arah kebijakan juga program kedepannya harus sejalan demi kesejahteraan rakyat.
Pada kesempatan itu pula, Alex membacakan sejumlah capaian pemerintah Mimika selama masa kepemimpinan Bupati Eltinus Omaleng yang merupakan ayahnya. Alex mengingatkan bahwa pemerintah sebelumnya berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 20 persen pada 2013 menjadi 13,55 persen pada 2023. Kabupaten Mimika juga mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 75,91 persen, tertinggi di Papua Tengah, bahkan melampaui IPM Nasional yang berada di angka 74,39 persen.
Sementara soal pendidikan, selama 10 tahun terakhir, Pemkab Mimika melalui Dinas Pendidikan telah membangun 830 ruang kelas baru, 12 sekolah baru, dan memberikan beasiswa kepada 2.230 pelajar di Mimika. Selain itu dalam bidang pendidikan, ada pemerataan tenaga pengajar juga menjadi prioritas khususnya di wilayah pesisir dan pegunungan.
Sementara itu calon Wakil Bupati, Yusuf Rombe menyuarakan sektor kesehatan. Dimana disebutkan ada penurunan angka stunting dari 26,49 persen menjadi 10,11 persen pada 2023, dan capaian ini luar biasa. Ada pembangunan 26 Puskesmas dan peningkatan layanan di RSUD Mimika yang kini terakreditasi paripurna.
“RSUD Mimika kini menjadi rumah sakit rujukan yang ada layanan cuci darah. Sehingga pasien tidak perlu lagi keluar dari Papua hanya untuk cuci darah. Ke depan, kami siap menurunkan angka stunting menjadi 5,5 persen dan mencapai eliminasi malaria pada tahun 2030,” kata Rombe.
Selain proram pendidikan dan kesehatan, pasangan AIYE juga mengenalkan program unggulan yaitu Kartu Mimika Pintar (KMP), dimana kartu ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di semua jenjang pendidikan, baik di sekolah Negeri maupun Swasta.
Dengan disampaikan Visi Misi dalam debat publik kedua Cabup dan Cawabup Kabupaten Mimika, maka Pasangan AIYE mengharapkan dukungan masyarakat di Pilkada nanti. (EWR)






