Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Sultan Dorong Pemerintah Siapkan Strategi Cegah Konflik di Pilkada Serentak 2024

adminbadge-check


					Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin Perbesar

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin, mengimbau pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk waspada terhadap potensi konflik yang mungkin muncul menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, persiapan matang diperlukan untuk memastikan pesta demokrasi di daerah berjalan aman dan lancar.

Data dari KPU menunjukkan, sebanyak 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota akan menyelenggarakan Pilkada pada 27 November 2024. Pilkada tahun ini mencatat jumlah pasangan calon terbanyak dalam sejarah pemilihan langsung, dengan 1.553 pasangan calon kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sultan memperingatkan bahwa tantangan Pilkada kali ini tidak hanya pada jumlah calon yang besar, tetapi juga kompleksitas masalah yang mungkin timbul, mulai dari persiapan hingga potensi sengketa hasil pemilihan. “Kami memprediksi adanya potensi persoalan yang serius dan kompleks di berbagai tahap Pilkada,” ungkap Sultan dalam pernyataan resminya, Rabu (23/10).

Sebagai langkah antisipasi, Sultan meminta pemerintah, KPU, Bawaslu, dan lembaga peradilan untuk memperkuat strategi mitigasi, mengingat dinamika politik di tingkat lokal cenderung lebih sensitif. “Inovasi dalam mitigasi dampak sosial dan politik Pilkada sangat diperlukan. Suhu politik di daerah seringkali memanas lebih cepat,” tegas Sultan.

Sultan juga menekankan pentingnya menjaga situasi politik yang kondusif dan damai selama proses Pilkada berlangsung. Dia menilai, Pilkada Serentak kali ini merupakan kesempatan penting untuk mengukur keberhasilan otonomi daerah dan memperkuat partisipasi politik masyarakat.

Walaupun menyambut baik tingginya partisipasi masyarakat dalam Pilkada, Sultan menyoroti bahwa sistem Pilkada Serentak belum sepenuhnya menghasilkan pemimpin daerah berkualitas. Ia berpendapat bahwa Pilkada Serentak 2024 akan menjadi tolok ukur untuk evaluasi sistem pemilihan di masa depan. “Pilkada langsung belum mampu sepenuhnya mendukung agenda kemandirian otonomi daerah, dan mungkin perlu dievaluasi di masa mendatang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3AP2KB Mimika Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM bagi Organisasi Perempuan

23 Juni 2026 - 07:47 WIB

IMG 20260623 WA0024

Kesbangpol Mimika Sosialisasikan Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Timika

23 Juni 2026 - 07:44 WIB

IMG 20260623 WA0002

Polres Mimika Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

23 Juni 2026 - 07:40 WIB

IMG 20260623 WA0035

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Papua Tengah Dorong RS Bhayangkara Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat Mimika

23 Juni 2026 - 07:37 WIB

IMG 20260623 WA0033

Mahasiswa Kritik Ketidakhadiran Anggota DPR Papua Tengah Saat Penyampaian Aspirasi Kasus Kembru Berdarah

23 Juni 2026 - 07:30 WIB

IMG 20260623 WA0019
Trending di Headline